Bicara Soal Kemungkinan Konfrontasi dengan China, Pemimpin Taiwan: Konflik Bersenjata Bukan Pilihan

Taiwan berupaya membangun militernya jauh lebih kuat untuk menghadapi ancaman konfrontasi dengan China

Galih Priatmojo
Selasa, 11 Oktober 2022 | 20:08 WIB
Bicara Soal Kemungkinan Konfrontasi dengan China, Pemimpin Taiwan: Konflik Bersenjata Bukan Pilihan
Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi menghadiri pertemuan dengan pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen di Taipei, Taiwan, 3 Agustus 2022. Kantor Pemimpin Taiwan/HO via REUTERS/as

Dia menambahkan bahwa Taiwan perlu melakukan penguatan kemampuan pertahanan diri, seperti melalui produksi massal rudal presisi dan kapal canggih angkatan laut.

China bereaksi dingin terhadap pidato Tsai itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning mengatakan pada konferensi pers di Beijing bahwa akar penyebab ketegangan lintas selat saat ini adalah kebijakan pemerintah Tsai untuk mengupayakan kemerdekaan Taiwan.

"Pertanyaan Taiwan menyangkut kedaulatan dan integritas teritorial China," kata Mao.

Baca Juga:Taiwan Sebenarnya Tak Ingin Perang dengan China, Tsai Ing-wen Serukan Dialog Rasional dan Setara

"Kami akan menciptakan ruang yang cukup untuk reunifikasi damai tetapi tidak pernah memberikan ruang untuk kegiatan separatis kemerdekaan Taiwan," ujarnya.

China dan Taiwan telah diperintah secara terpisah sejak keduanya berpisah pada 1949 akibat perang saudara.

Beijing menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri dan menunggu untuk dipersatukan kembali --secara paksa jika perlu.

Pada 2019, Presiden Xi mengusulkan untuk mengeksplorasi model pemerintahan "satu negara, dua sistem", seperti yang diterapkan di Hong Kong, untuk versi Taiwan.

Namun, pemimpin Taiwan Tsai telah menjelaskan bahwa dia tidak akan terlibat dalam pembicaraan di bawah gagasan seperti itu.

Baca Juga:Warga China Boleh Liburan ke Luar Negeri, Asal Jangan ke Taiwan

Saat berbicara untuk peringatan Hari Nasional Taiwan, Tsai menggunakan kata "ketahanan" berkali-kali dan menggambarkan sifat itu sebagai hal yang vital untuk masa depan Taiwan, secara ekonomi dan sosial, serta untuk keamanan pulau itu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini