"Perubahan data hari ini 131 - 1 - 1 - 1 + 1 + 1 = 130," ujar Zulham pada SuaraMalang.id, Kamis (6/10/2022).
Sementara itu, SuaraMalang.id juga mendapat rekapan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur yang menyebutkan jumlah korban sejumlah 131 orang per 6 Oktober.
Hal tersebut kemudian dikonfirmasikan kepada Zulham.
Ia justru meminta agar Dinkes Provinsi Jatim bisa memberikan data by name by addres.
Baca Juga:Doa Bersama Persib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Perdamaian Suporter Jadi Harapan
Zulham lantas mengatakan jika pihaknya memang belum memberikan data terbaru ke Dinkes Jatim.
"yang terbaru ini belum saya update ke Dinkes Jatim," imbuhnya.
Sejak awal peristiwa di Kanjuruhan, data jumlah korban yang meninggal memang simpang siur.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut jumlah korban sebanyak 129 orang meninggal dunia.
Jumlah ini berbeda dengan yang disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang memastikan korban meninggal sebanyak 125 orang. Jumlah tersebut berkurang dari data sebelumnya 129 orang. Hal itu dikarenakan adanya pendataan yang ganda.
Baca Juga:KPAI: Anak yang Kehilangan Ortu di Tragedi Kanjuruhan Perlu Figur Pengganti
Sebelumnya, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga sempat menyebutkan jumlah korban meninggal.