Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Nestapa Nelayan Terhimpit di Tengah Naiknya Harga BBM yang Kian Langka

Rencana pemerintah untuk menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar semakin membebani masyarakat, khususnya kaum nelayan.

Chandra Iswinarno
Rabu, 31 Agustus 2022 | 19:55 WIB
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Nestapa Nelayan Terhimpit di Tengah Naiknya Harga BBM yang Kian Langka
Sejumlah kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Tanjung Tembaga, Probolinggo pada Rabu (31/8/2022). [Foto: Zulkiflie/Jatimnet]

SuaraMalang.id - Rencana pemerintah untuk menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar semakin membebani masyarakat, khususnya kaum nelayan.

Persoalan solar, sejatinya sudah lama dirasakan nelayan. Lantaran sebelum ada isu kenaikan harga BBM bersubsidi, bahan bakar utama bagi nelayan untuk melaut ini sudah langka di pasaran.

Hal tersebut seperti dialami nelayan di Pelabuhan Tanjung Tembaga, Mayangan, Kota Probolinggo. Mereka mengungkapkan keresahannya lantaran sudah lama mendapatkan bahan bakar yang hingga kini cukup sulit diperoleh di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) setempat.

Harapan agar tidak dinaikannya harga BBM bersubsidi tersebut disampaikan seorang nelayan setempat, Mustofa. Ia berharap, sebelum menaikkan harga BBM, pemerintah berpikir ulang untuk merealisasikan kebijakan tersebut.

Baca Juga:Jelang Kenaikan BBM Pertalite dan Solar, Apa Saja yang Sudah Terjadi?

Mustofa mengungkapkan, saat kenaikan harga solar dari Rp5.500 menjadi Rp6.500, kaum nelayan sudah terbebani. Belum selesai dengan beban yang dipanggul, mereka kini dihadapkan dengan kemungkinan naiknya harga solar.

"Susah nelayan kalau seperti ini, Pak. Sekarang saja saya memilih tidak melaut sementara waktu karena sulitnya mendapatkan solar. Apalagi nanti kalau jadi naik harganya," ujar Mustofa seperti dikutip Jatimnet.com-jaringan Suara.com, Rabu (31/8/2022).

Mustofa menyampaikan, jika harga BBM bersubsidi kembali naik, mereka bakal berpikir ulang untuk berlayar mencari ikan. Lantaran, biaya untuk membeli bahan bakar solar sudah tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh dari melaut.

"Kalau saya saja untuk tiap berlayar membutuhkan 1.000 liter solar dan 250 liter pertalite sebagai bahan bakar genset untuk penerangan. Kalau harganya naik, pasti biayanya bakal membengkak," katanya.

Parahnya hal tersebut ditambah dengan kenyataan sulitnya mendapatkan solar hingga mengakibatkan banyak anak buah kapal hingga pemiliknya memilih tidak melaut.

Baca Juga:Wacana Kenaikan Harga BBM Subsidi dan Pengakuan Masa 'Paceklik' Sopir Angkutan Kota Purwokerto

Kondisi memprihatinkan tersebut pun disampaikan seorang ABK bernama Andi. Ia mengaku sudah sekitar sebulan terakhir tak melaut karena banyak kapal yang bersandar di pelabuhan akibat sulitnya mendapatkan solar.

"Kalau tidak melaut ya tidak kerja, Pak, terus mau dapat penghasilan dari mana kalau menganggur terus. Kalau sulitnya dapat solar sudah terjadi selama dua bulan terakhir. Semoga segera ada solusi dari pemerintah untuk masalah ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak