Komnas HAM Sebut Ada Lima Tembakan Menewaskan Brigadir J, Dua Diantaranya Ulah Ferdy Sambo

Ferdy Sambo juga mengakui kalau dirinya yang sengaja membunuh Brigadir J serta melakukan rekayasa laporan kematian.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Sabtu, 20 Agustus 2022 | 14:59 WIB
Komnas HAM Sebut Ada Lima Tembakan Menewaskan Brigadir J, Dua Diantaranya Ulah Ferdy Sambo
Ilustrasi Ferdy Sambo. [Suara.com/Eko Faizin]

SuaraMalang.id - Irjen Ferdy Sambo mengakui selain otak perencana, Ia juga sebagai eksekutor pembunuhan terhadap Brigadir J.

Hal itu diungkap Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik. Dijelaskannya, mantan Kadiv Propam Polri tersebut telah mengakui semua kesalahannya dan memohon maaf kepada keluarga Brigadir J.

Ferdy Sambo juga mengakui kalau dirinya yang sengaja membunuh Brigadir J serta melakukan rekayasa laporan kematian.

Dia memohon agar kasusnya tidak ditarik kemana-mana sehingga merugikan banyak pihak yang tidak terlalu terlibat.

Baca Juga:Anak Ferdy Sambo Kena Bully di Sekolah Gara-gara Kasus Orang Tuanya

Komnas HAM juga melaporkan bahwa semua itu diperoleh berdasarkan hasil penyidikan.

"Dia [Ferdy Sambo] bilang, 'Pak sudah, saya akui semua pak, memang saya yang merekayasa, saya otaknya'. Dia sangat kooperatif saat itu, menyampaikan semua halnya, sekali lagi dia hanya minta dipahami, emosi saya seperti ini, walaupun dia katakan saya tidak bisa benarkan tindakan ini, saya salah," ujar Taufan mengutip dari Timesindonesia.co.id jejaring Suara.com, Sabtu (20/8/2022).

Kemudian ada fakta baru berdasarkan hasil pemeriksaan Komnas HAM. Selain Bharada E, Taufan mengungkapkan, Sambo ikut menembak Brigadir J sebanyak dua kali.

Total ada lima tembakan yang dilepaskan ke arah Brigadir J. Keterangan itu sendiri berdasarkan pengakuan dari Bharada E.

Dia menegaskan, pemeriksaan terhadap Ferdy Sambo merupakan bagian dari pengumpulan fakta yang sebelumnya sudah dikantongi penyidik. Sementara saat bertemu Ferdy Sambo hanya tinggal mengkonfirmasi kebenarannya.

Baca Juga:Berada di Ujung Tanduk, Irjen Ferdy Sambo Akan Dipecat Secara Tidak Hormat dalam Waktu Dekat

"Hasil forensik pertama itu ada tujuh lubang ya yang itu dari lima tembakan. Karena memang di bagian tertentu peluru itu kena ke suatu tempat dan menembus ke tempat yang lain. Jadi, memang bukan dua peluru, tapi satu peluru dengan dua lubang," pungkas Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik terkait kasus Ferdy Sambo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak