Ratusan Pengungsi Afghanistan Minta AS, Kanada dan Selandia Baru Terima Mereka

Sebanyak 100 pengungsi asal Afghanistan berdemonstrasi di kantor perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di Kepulauan Riau, Selasa (19/07/2022).

Muhammad Taufiq
Selasa, 19 Juli 2022 | 14:48 WIB
Ratusan Pengungsi Afghanistan Minta AS, Kanada dan Selandia Baru Terima Mereka
Pengungsi Afghanistan di Kepulauan Riau [Foto: ANTARA]

SuaraMalang.id - Sebanyak 100 pengungsi asal Afghanistan berdemonstrasi di kantor perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di Kepulauan Riau, Selasa (19/07/2022).

Mereka menuntut agar diterima di sejumlah negara peneken kesepakan Genewa Tahun 1951 tentang nasib pengungsi. UNHCR merupakan Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi.

Negara yang diminta para pengungsi ini adalah Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Sesuai kesepakatan Genewa, negara-negara tersebut harus menerima pengungsi.

Juru bicara pengungsi asal Afghanistan Yahya berharap empat negara itu mau menerima mereka.

Baca Juga:Wawancara Ahmad Massoud Pemimpin anti-Taliban: Mereka Membiarkan Kami Melawan Terorisme Global Sendirian

"Kami berharap bisa tinggal di Australia, Amerika Serikat, Kanada atau Selandia Barau. Harapan itu ada jika UNHCR mengurusnya," kata Yahya.

Ia menegaskan demonstrasi bukan pilihan terbaik bagi para pengungsi. Namun aksi demonstrasi ini perlu dilakukan agar mendapat perhatian pemerintah dari negara yang dituju.

Demonstrasi yang ke-10 dalam 10 bulan terakhir itu belum membuahkan hasil sama seperti beberapa pertemuan dengan pihak UNHCR belum lama ini.

"Kami sudah melakukan upaya negosiasi, namun gagal. Demonstrasi ini pilihan terakhir sebagai usaha kami agar segera tinggal di negara yang kami tuju," ucapnya.

Yahya mengungkapkan demonstrasi tidak hanya menguras energi, melainkan menelan biaya yang cukup besar. Sebagian imigran terpaksa tidak sarapan pagi sehingga uang yang biasa digunakan untuk memberi makanan pada pagi hari dapat dipergunakan untuk menyewa angkot.

Baca Juga:Ahmad Massoud, Putra Komandan Mujahiddin Anti Taliban

Para pendemo menggunakan angkot dari Hotel Bhadra, Kabupaten Bintan, Kepri, tempat pengungsian menuju Kantor Perwakilan UNHCR Tanjungpinang.

"Satu kali aksi kami harus mengeluarkan biaya Rp 4 juta. Uang itu sumbangan dari teman-teman," katanya.

Para pengungsi sebelumnya sudah melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kepri, Kantor Pemprov Kepri, dan DPRD Tanjungpinang.

Aksi kali ini dikawal oleh aparat kepolisian. Namun tidak ada satu pun perwakilan UNHCR yang menemui para pendemo.

"Kami ingin pemerintah daerah membantu kami, mendorong UNHCR agar segera membawa kami ke Australia, Amerika Serikat, Kanada, atau Selandia Baru," katanya. ANTARA

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini