facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Klarifikasi, Satbrimob Polda Jatim Tegaskan Pria Buang Sampah Sembarangan di Kota Malang Bukan Anggota Brimob

Muhammad Taufiq Senin, 16 Mei 2022 | 16:04 WIB

Klarifikasi, Satbrimob Polda Jatim Tegaskan Pria Buang Sampah Sembarangan di Kota Malang Bukan Anggota Brimob
Jamaludin memohon maaf dan menunjukan surat pernyataan untuk tidak membuang sampah sembarangan [Suara.com/Dokumentasi Brimob]

Satbrimob Polda Jatim klarifikasi terkait adanya pria yang mengaku anggota Brimob buang sampah sembarangan di Jembatan Cemorokandang, Madyopuro Kota Malang.

SuaraMalang.id - Satbrimob Polda Jatim klarifikasi terkait adanya pria yang mengaku anggota Brimob buang sampah sembarangan di Jembatan Cemorokandang, Madyopuro Kota Malang.

Danki 1 Yon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim AKP Ari Dwiantoro mengatakan, pria tersebut bukanlah Brimob. Pria itu adalah warga biasa dan sudah dilakukan pemanggilan oleh Brimob.

"Betul dia (pria pembuang sampah) bukan anghota Brimob. Sudah diklarifikasi antara Polsek, pelaku dan warga dan bukan anggota Brimob," tegasnya kepada SuaraMalang.id, Senin (16/5/2022).

Pria yang membuang sampah itu sendiri adalah Jamaludin. Dia adalah warga Jalan Kolonel Sugiono Kota Malang.

Baca Juga: Jawaban Nenek Ini Saat Ditanya Pilihan Cowoknya Tuai Dukungan Para Cewek

Jamaludin sendiri, kata Ari, sudah meminta maaf dan sudah membuat surat pernyataan bahwa dirinya tidak mengulangi perbuatan membuang sampah sembarangan.

"Pelaku sudah mengakui kesalahanya dan meminta maaf untuk tidak mengulangi lagi. Pelaku adalah seorang pekerja," tuturnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil klarifikasi, Jamaludin sendiri mengaku membuang sampah sembarangan dengan alasan spontan. Selain itu, pengakuan dirinya sebagai anggota Brimob juga dengan alsan spontan.

"Dan warga yang merekam kejadian itu mungkin merasa kesal karena pria itu membuang sampah sembarangan sehingga divideo dan dan diviralkan," imbuhnya.

Ari juga menegaskan bahwa masalah tersebut sudah selesai. Dia berharap kedepannya, jika masyarakat hendak membuat viral suatu video, diteliti terlebih dulu.

Baca Juga: Nikahan Pakai Jalan Kampung, Warga Angon Kuda Mampir ke Tenda Pernikahan, Pengantin Cuma Bisa Tertawa

"Iya kalau benar, kalau salah seperti saat ini gimana, karena menyangkut instansi besar," tutupnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait