Ribuan Warga Beri Penghormatan Jenazah Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Shireen Abu Akleh ditembak tentara Israel.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Kamis, 12 Mei 2022 | 13:28 WIB
Ribuan Warga Beri Penghormatan Jenazah Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh
Warga Palestina membawa jenazah jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh di kota Ramallah, Tepi Barat . (FOTO: AP Photo/Majdi Mohammed) Warga Palestina membawa mayat jurnalis Al Jazeera yang terbunuh Shireen Abu Akleh di kota Ramallah, Tepi Barat yang diduduki. (FOTO: AP Photo/Majdi Mohammed)

SuaraMalang.id - Ribuan orang berkumpul di depan kantor Al Jazeera, kota Ramallah di Tepi Barat. Mereka melakukan penghormatan terakhir kepada jenazah jurnalis senior Al Jazeera, Shireen Abu Akleh.

"Kami  melihat tubuh dibawa keluar dari ambulans, untuk masuk ke sini di ruangan kecil ini, lantai dasar kantor Al Jazeera," kata Nida Ibrahim dari Al Jazeera, mengutip Timesindonesia.co.id, Kamis (12/5/2022).

"Kami mengharapkan rekan-rekannya, teman, keluarga, orang-orang terkasih, untuk mengucapkan selamat tinggal padanya," sambung dia.

"Kami juga mendengar orang banyak meneriakkan slogan-slogan yang menentang, mengatakan 'kami akan berjuang untuk Shireen'." imbuhnya.

Baca Juga:Wartawan Al Jazeera Dikabarkan Tewas Ditembak, Tentara Israel dan Palestina Saling Salahkan

Shireen Abu Akleh dibunuh tentara Israel dengan cara ditembak di bagian wajahnya oleh penembak jitu, saat meliput pendudukan di kamp Jenin, Tepi Barat.

Al Jazeera, dalam sebuah pernyataan, mengatakan Abu Akleh "dibunuh dengan darah dingin" dan meminta masyarakat internasional untuk meminta pertanggungjawaban pasukan Israel.

Duta besar Palestina untuk Inggris, Husam Zomlot mengatakan, Israel ingin 'membunuh kebenaran' dan jurnalisme.

"Dia (Abu Akleh) bukan yang pertama, dan sayangnya mungkin bukan jurnalis Palestina terakhir yang dibunuh, dibunuh oleh pendudukan Israel," kata Zomlot kepada Al Jazeera.

"Ini tidak hanya membunuh tubuh Shireen, tapi juga membunuh semangat Shireen, pesan Shireen, ide Shireen, itu membunuh kebenaran," tegasnya.

Baca Juga:Wilayah Quneitra Suriah Dibombardir Rudal Israel

Pelanggaran Berat Konvensi Jenewa

Christophe Deloire, Sekretaris Jenderal dan Direktur Jenderal Reporters Without Borders (RSF), menulis di Twitter bahwa pembunuhan Abu Akleh “merupakan pelanggaran berat terhadap Konvensi Jenewa yang mengamanatkan perlindungan warga sipil, dan resolusi Dewan Keamanan PBB 2222 tentang perlindungan wartawan”.

“RSF kecewa dengan usulan Menteri Luar Negeri Israel @yairlapid bahwa negaranya mengambil bagian dalam penyelidikan bersama atas kematian jurnalis: penyelidikan internasional independen harus diluncurkan,” kata Deloire.

Kantor hak asasi manusia PBB mengatakan pihaknya "terkejut" atas pembunuhan Abu Akleh dan menuntut penyelidikan yang transparan atas kematiannya.

"Kami terkejut dengan pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh saat meliput operasi militer Israel di Jenin, Palestina," kata kantor kepala hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet di Twitter.

Ia  menambahkan: "Kami mendesak penyelidikan independen dan transparan atas pembunuhannya. Impunitas harus diakhiri," tulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak