facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Satpol PP Gerebek Rumah Kos di Tulungagung, Sejumlah Pasangan Mesum Terjaring

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Jum'at, 22 April 2022 | 07:30 WIB

Satpol PP Gerebek Rumah Kos di Tulungagung, Sejumlah Pasangan Mesum Terjaring
Salah satu pasangan bukan suami istri yang kedapatan berada dalam satu kamar. [ANTARA/HO-Satpol Tulungagung]

Razia menyasar sejumlah rumah kos yang dicurigai menjadi tempat mangkal pelaku prostitusi daring.

SuaraMalang.id - Satpol PP menggelar razia rumah kos di Kabupaten Tulungagung, Kamis (21/4/2022). Hasilnya, sejumlah pasangan di luar nikah yang kedapatan berduaan diduga berbuat mesum dalam kamar kos.

Razia menyasar sejumlah rumah kos yang dicurigai menjadi tempat mangkal pelaku prostitusi daring.

"Dari tiga titik yang kami razia, kami temukan tujuh pasang bukan suami-istri, dan satu perempuan bersama tiga pria dalam satu kamar,” kata Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung, Artista Nindya Putra seperti diberitakan Antara.

Dalam razia itu tim penegak perda Satpol PP Tulungagung juga mendapati fakta adanya kamar kos yang disewakan secara ilegal dengan tarif tertentu per hari maupun per pekan.

Baca Juga: Tak Cuma Tempat Cari PSK, Warga Juga Bisa Belajar Agama Islam di Kawasan Saritem Bandung

Hal ini menguatkan dugaan adanya praktik persewaan kamar untuk praktik prostitusi terselubung, memanfaatkan aplikasi media sosial.

Di tempat kos dekat Balai Kelurahan Kepatihan misalnya, dari pengakuan penyewa mereka membayar Rp300 ribu untuk sepekan.

Tempat kos ini lokasinya masuk gang sempit selebar sepeda motor. Ada sekitar 10 kamar yang kondisinya pengap dan terkesan kotor.

Tempat kos ini pernah dirazia oleh Satpol PP namun tidak ditemukan pasangan bukan suami istri.

“Untuk harga sewanya tujuh hari itu Rp300 ribu ,” jelasnya.

Baca Juga: Mengejutkan! Junaidi Bobby Sang Mucikari Prostitusi Online di Semarang Miliki Daftar 23 Wanita yang "Dijual"

Untuk memberikan efek jera pada 18 orang itu, pihaknya bakal memanggil orang tua atau perangkat desa tempat mereka tinggal.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait