Kelima, melindungi samudra dengan teknologi. Gringgo Foundation yang didukung oleh pendanaan dari Google.org, mengembangkan alat untuk mengatasi polusi limbah plastik.
Google juga bekerja sama dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, yang memanfaatkan teknologi Global Fishing Watch dari Google Earth.
Lalu, merayakan kekayaan sejarah dan budaya Indonesia di platform melalui Doodle Indonesia yang pertama kali dikenalkan pada 2012 untuk merayakan ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-67.
"Selain Doodle, kami juga ingin memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia. Momen favorit adalah ketika kami memperkenalkan tradisi batik dan rempah-rempah Indonesia melalui Google Arts and Culture," kata Google.
Baca Juga:Dalam DEWG G2, Menkominfo Ingatkan Pentingnya Keamanan Digital Pasca Pandemi
Lebih lanjut, memberdayakan generasi berikutnya melalui Google Career Certificates hingga Bangkit yang kini memasuki tahun ketiganya telah melatih hampir 2.500 orang.
Kedelapan, mendukung jurnalisme dan industri berita melalui pelatihan mendalam tentang jurnalisme data dan pengecekan fakta, sekaligus mendanai upaya pengecekan fakta yang dilakukan oleh jaringan Cek Fakta.
Lebih lanjut, menjangkau lebih dari 100 juta orang di YouTube setiap bulannya.
Dan terakhir, dukungan orang-orang hebat dengan puluhan Googler berkarya membantu Indonesia saat ini.
"Salah satu kesenangan terbesar saya bekerja di Google adalah orang-orangnya. Saya bangga melihat bagaimana kantor kami berkembang dari hanya empat karyawan menjadi puluhan Googler yang mengerjakan berbagai macam project berdampak besar di Indonesia saat ini," kata Google Indonesia. ANTARA
Baca Juga:Mahfud MD: Perkembangan Teknologi Dimanfaatkan Untuk Praktik Pencucian Uang