Menengok Koleksi Keris di Museum Singhasari, Terdapat Koleksi yang Paling Dijaga karena Konon Bisa untuk Pesugihan

Koleksi keris di Museum Singhasari berasal dari era Singasari hingga Majapahit

Galih Priatmojo
Kamis, 03 Maret 2022 | 17:37 WIB
Menengok Koleksi Keris di Museum Singhasari, Terdapat Koleksi yang Paling Dijaga karena Konon Bisa untuk Pesugihan
koleksi keris di museum Singhasari. [suarajatimpost.com]

SuaraMalang.id - Benda-benda kuno selalu identik dengan misteri yang tersimpan, selain tentunya menyajikan edukasi sejarah. Salah satunya koleksi keris kuno yang dimiliki oleh Museum Singhasari Kabupaten Malang

Keris - keris ini merupakan berasal dari Kerajaan Singasari hingga Kerajaan Majapahit yang masing-masing di antaranya konon memiliki tuah masing-masing. Di samping tentu menjadi bagian dari edukasi sejarah bagi setiap pengunjung museum. 

Pamong Budaya Ahli Muda Museum Singhasari Yossi Indra Hardyanto menerangkan, keris - keris yang disimpan di Museum Singhasari, berasal dari beberapa era mulai Singasari hingga Majapahit. Bahkan museum yang terletak di Perumahan Singhasari Residence Klampok Singosari, juga menyimpan keris yang pernah dimiliki oleh Gubernur Jawa Timur Soenandar Prijosoedarmo. 

"Keris di Museum Singhasari ini ada beberapa tangguh, tangguh itu gaya keris, ada yang Tuban, ada yang Singasarian, ada yang dari Sumenep,"  kata Yossi, saat ditemui di Museum Singhasari Malang seperti dikutip dari suarajatimpost.com. 

Baca Juga:Masih Temukan Pelanggaran, Polresta Malang Kota Minta Pelaku Usaha Patuhi Ketentuan Operasional

Konon keris - keris yanng ada ruang pamer juga memiliki kesaktian yang diyakini juga memiliki tuah. Bahkan ada sejumlah koleksi keris yang sengaja diberikan oleh seseorang, demi menghindari penyalahgunaan oleh keturunannya, karena keris itu disebut memiliki energi kuat.

"Tidak ada lagi yang merawat, kedua pemilik keris ini takut kalau keturunannya ngaji pada barang yang salah, anggap punya energi maka dimintai rezeki, dimintai jodoh kan keliru," ujarnya. 

Dari sekian koleksi keris yang ada, satu keris disebut Yossi begitu dijaga sekali oleh pihak museum. Keris Natah Emas ini yang disimpan di museum ini, konon memiliki tuah untuk pesugihan dan memperlancar rezeki. 

"Kami juga punya keris natah emas, yang jadi koleksi kami paling kami jaga, karena keris ini menurut banyak orang sangat bertuah," katanya. 

"Dapat membantu usaha manusia, keris ini kami sebut keris Omyang Jimbe. Keris beruang karena bisa dimanfaatkan untuk kepentingan mendapat uang," imbuhnya. 

Baca Juga:Info Lokasi Vaksin Booster di Malang, Cek Syaratnya di Sini

Menurutnya, selama berada di museum, keris - keris itu tidak pernah menimbulkan kejadian yang janggal. Bahkan beberapa pengakuan pekerja juga tak mendapati kejadian janggal dari energi dari keris - keris kuno yang ada. 

"Di museum kami benda-benda pusaka tidak pernah ada masalah apa-apa, aman-aman saja, bahkan saat pegangan anak SD juga nggak apa-apa. Jadi jangan kami memberikan pemahaman, benda-benda sejarah ini bukan mistis, ini edukasi pendidikan, logis," terangnya. 

Dirinya menambahkan, penjelasan logis dan sesuai keilmuan diperlukan untuk menepis anggapan keris - keris ini memiliki penunggu jin. Mengingat keris juga merupakan sebuah mahakarya yang dibuat sedemikian rupa. 

"Keris pemikiran orang-orang saat ini pasti ada jinnya. Kan kami di museum ini mencoba melihat sebagai sebuah mahakarya, itu karya. Kenapa keris ini bisa ditaruh di lemari bisa goyang-goyang. Karena itu mahakarya, berdiri karena dia senter seimbang bikinnya, bisa goyang-goyang karena dia magnetis, tanpa lipat itu jadi magnet. Memberikan penjelasan secara rasional," paparnya. 

Sayang dari beberapa keris yang ada di Museum Singhasari, pihak Museum belum melakukan penelitian lebih lanjut. Namun pihaknya berencana untuk melakukan kajian keilmuan mulai dari sisi arkeologis hingga kesejarahan. 

"Kami punya dari Kerajaan Singasari, Majapahit kami punya, ada keris satu yang ada ukiran - ukiran tembusan itu yang belum tahu dari tahun kapan. Kelihatan kalau keris baru, keris lama kelihatan. Dari pori-pori batunya, dari bentuknya," tuturnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini