SuaraMalang.id - NR alias Nur Iblis (38) diringkus polisi lantaran beri fasilitas atau tempat menggelar judi sabung ayam di Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Wakapolresta Malang Kota, AKBP Deny Heryanto mengatakan, pihaknya melakukan penggerebekan lokasi judi sabung ayam pada Senin (31/1/2022) setelah mendapatkan laporan warga. Namun, polisi hanya dapat mengamankan 86 motor yang ditinggal diduga peserta judi yang kabur.
Polisi kemudian mengamankan Nur Iblis selaku penyedia tempat sabung ayam. Pria tersebut diketahui merupakan residivis narkoba. Peralatan judi sabung ayam dan enam ekor ayam jago diamankan jadi barang bukti.
"Ada satu buah piala, enam buah lampu penerangan karena dibuat untuk penerangan kan sore, dua buah jam dinding, dua set dadu, uang tunai Rp 95 ribu, serta satu papan skor dan lima lembar spanduk," ujar dia.
Baca Juga:Usai Viral dan Disorot Ketua DPRD, Sabung Ayam di Jalan Flores Bontang Dibubarkan
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo menambahkan, pihaknya sedang memburu pemilik 86 sepeda motor yang ditinggal di tempat judi sabung ayam tersebut.
"Kami akan mencari identitas pemilik 86 motor itu. Kami sudah mengantongi siapa-siapa saja yang hadir di sana, kami harapkan silahkan kooperatif datang ke kantor montai keterangan selanjutnya kami lihat prosesnya. Untuk tersangakanya atau tidak kami lihat peranan dan statusnya saat di sana," tutur dia.
Sementara itu, Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi menjelaskan, perjudian sabung ayam itu kemungkinan sudah dilakukan sejak lama. Namun tidak sampai digerebek karena tempatnya diduga berpindah-pindah.
"Iya kalau lihat dari peralatannya ini sudah lama. Tapi tempatnya dugaannya berpindah-pindah itu masih kami dalami," ujar dia.
Yusuf menambahkan, dari keterangan pemeriksaan terhadap NR, setiap pertandingan terdapat keuntungan Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta.
Baca Juga:Dikenal dengan Kota Agamis, Dewan Bontang Tegur Praktik Sabung Ayam di Jalan Flores
"Kalau setiap hari per gelaran berapa pertandingan ya banyak pokoknya," tutupnya.
Kontributor : Bob Bimantara Leander