SuaraMalang.id - Sejumlah 40 orang di lingkungan SMAN 8 Malang jalani swab test pasca temuan seorang siswa terkonfirmasi positif Covid-19. Hasilnya, ada sekitar lima orang terindikasi terpapar virus.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, pihaknya telah melakukan tracing atau pelacakan dan testing.
"Hasilnya ada beberapa yang reaktif antara 5 sampai 6 orang. Yang satu sudah positif hasil PCR. Total ada 40 orang yang ditesting atau swab antigen," ujar Husnul mengutip dari Timesindonesia.co.id, Selasa (1/2/2022).
Menyikapi temuan tersebut, lanjut Husnul, pihaknya merekomendasikan agar kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen ditinjau ulang.
Bagi yang terindikasi Covid-19, kekinian telah melakukan karantina mandiri. Dinkes Kota Malang melakukan pengawasan melalui puskesmas setempat.
"Kemudian minimal 10 hari tanpa gejala menyelesaikan masa isolasi atau sembuh," ungkapnya.
Terpisah, Kepala SMAN 8 Malang, Anis Isrofin menyebutkan bahwa sejak Senin (31/1/2022) kemarin pelaksanaan PTM di SMAN 8 Kota Malang secara resmi dihentikan total. Sebelumnya, kegiatan daring tersebut hanya dilakukan pada satu kelas saja setelah dipastikan satu siswanya positif Covid-19.
"Karena adanya keluhan dari para orang tua yang resah atau khawatir, akhirnya meminta daring dulu, karena ada yang positif dan kasus Covid-19 di Malang meningkat. Sama Kacabdin diperbolehkan, karena harus difasilitasi," pungkas Kepala SMAN 8 Kota Malang.