Waspada! Ada 17 Kasus Demam Berdarah di Kabupaten Pasuruan

penyebaran demam berdarah dengue (DBD) sangat cepat di musim hujan, kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Kamis, 27 Januari 2022 | 22:07 WIB
Waspada! Ada 17 Kasus Demam Berdarah di Kabupaten Pasuruan
Ilustrasi- demam berdarah atau DBD di Kabupaten Pasuruan. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

SuaraMalang.id - Masyarakat Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur diimbau mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD), lantaran kasusnya kian meningkat sepanjang Januari 2022.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengimbau masyarakat agar mewaspadai penyakit demam berdarah, selain tetap waspada bahaya COVID-19 varian Omicron.

"Pasalnya, penyebaran demam berdarah dengue (DBD) sangat cepat di musim hujan," ujarnya seperti diberitakan Antara, Kamis (27/1/2022).

Dijelaskannya, sepanjang Januari ini jumlah kasus DBD di Kabupaten Pasuruan sudah mencapai 17 kasus.

Baca Juga:Satpol PP Kota Pasuruan Obrak Lalu Bongkar Lapak, PKL: Padahal Kemarin Masih Boleh

Kendati tak ada laporan kematian, namun sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi berkembangnya nyamuk yang menyebabkan penularan penyakit tersebut.

"Mewaspadai dengan cara mengantisipasi jangan sampai jentik nyamuk demam berdarah tumbuh dan berkembang di sekitar tempat tinggal," kata Ani.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggalakkan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) di sekitar tempat tinggal masing-masing. Serta melaksanakan 5 M, yakni menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk, serta membuang kaleng bekas dan memasukkan ikan cupang atau bubuk abate ke dalam setiap genangan air.

"Jangan lupa untuk menggalakkan 5M setiap harinya agar kita bisa memberantas penyebaran demam berdarah," katanya.

Sejauh ini, berbagai upaya yang dilakukan Dinkes Kabupaten Pasuruan telah dilakukan. Yakni meminta kader jumantik untuk segera bergerak mengawasi penyebaran jentik-jentik nyamuk demam berdarah di sekitar lingkungan RT/RW masing-masing.

Baca Juga:By Pass Pandaan Pasuruan Macet 1,5 Kilometer, Penyebabnya Truk Muatan Batu Bara Terguling

"Intinya jangan membiarkan ada genangan air terjadi. Jaga kebersihan di sekitar tempat tinggal, dan cuaca seperti ini harus dalam kondisi kesehatan yang tetap terjaga. Makan yang bergizi, olahraga dan istirahat cukup," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak