facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mau Bersihkan Makam, Pria Pasuruan Ini Temukan Bayi Perempuan Lucu di TPU

Muhammad Taufiq Minggu, 26 Desember 2021 | 17:24 WIB

Mau Bersihkan Makam, Pria Pasuruan Ini Temukan Bayi Perempuan Lucu di TPU
Penemuan bayi di sebuah Makam Kabupaten Pasuruan Jawa Timur [Foto: Beritajatim]

Bayi lucu berjenis kelamin perempuan ditemukan menangis di sebuah area Pemakaman Umum di Pasuruan Jawa Timur ( Jatim ).

SuaraMalang.id - Bayi lucu berjenis kelamin perempuan ditemukan menangis di sebuah area Pemakaman Umum di Pasuruan Jawa Timur ( Jatim ).

Bayi ini ditemukan oleh Koewono, Minggu (26/12/2021) sekitar pukul 07:30 WIB. Bayi lucu ini diduga dibuang oleh orangtuanya.

Ceritanya, saat itu Koewono hendak membersihkan area pemakaman. Ia lalu mendengar suara bayi menangis sangat kencang di area pemakaman tersebut.

Lokasi persisnya di sebelah timur makam Bujuk Karjeleg, Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Mendengar suara tangis itu Koeswono segera menghampiri sumber suara tersebut.

Baca Juga: Dua Pelajar Pasuruan Tewas Kecelakaan, Sopir Truk Kabur

Seperti dijelaskan Bhabinkamtibmas Desa Watulumbung, Aipda Sigit P, bayi itu menangis saat ditemukan.

"Saat itu saudara Koeswono akan membersihkan makam keluarganya. Namun saat membersihkan makam, Koeswono mendengar suara tangis yang sangat kencang di sebelah timur makam," ujarnya seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com.

"Setelah dihampiri ternyata ada bayi berjenis kelamin perempuan yang tergeletak diatas makam," ujarnya menambahkan.

Bayi yang berada diatas makam itu memiliki berat badan 2 kilogram dan panjang 41 cm. Diperkirakan usia bayi itu masih berusia 0 tahun dan dibuangnoleh orang tuanya akibat hubungan gelap.

Saat ini bayi berjenis kelamin perempuan tersebut sudah dilakukan pemeriksaan di puskesmas setempat. Sigit juga mengingatkan kepada warga agar menjadikan pembelajaran dan jangan sampai menelantarkan anak.

Baca Juga: Warga Pasuruan Tewas Tersengat Listrik Kabel yang Menjuntai

"Kita selalu memberikan pengarahan terhadap warga sekitar agar tidak menelantarkan anak. Tak hanya itu warga juga selalu kami ungatkan agar terus memantau perkembangan buah hatinya," katanya menegaskan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait