facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Usut Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB, Pacar NW Diperiksa Propam

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Sabtu, 04 Desember 2021 | 15:09 WIB

Usut Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB, Pacar NW Diperiksa Propam
Kepala Bidang Humas Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Gatot Repli Handoko terkait mahasiswi UB bunuh diri. [Foto: Antara]

Terungkap pacar NW merupakan anggota polisi di Pasuruan berinisial R.

SuaraMalang.id - Kasus bunuh diri mahasiswi UB (Universitas Brawijaya) berinisial NW di Mojokerto, Jawa Timur diusut polisi. Terkini, pacar NW berinisial R diperiksa Propam.

Seperti diberitakan, NW ditemukan tewas di dekat makam ayahnya, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (2/12/2021). Mahasiswi UB ini diduga mengakhiri hidup dengan cara minum racun.

Penyebab NW bunuh diri belakangan diduga akibat depresi permasalahan asmaranya dengan sang kekasih. Bahkan NW diduga telah hamil, namun dipaksa untuk menggugurkan kandungannya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko membenarkan seorang anggota polisi di Pasuruan diperiksa terkait kematian mahasiswi NW tersebut.

Baca Juga: Kejanggalan Kematian Mahasiswi UB di Mojokerto, Publik Tuntut Kasus Diusut

"Saat ini R tengah diperiksa propam untuk diklarifikasi dugaan itu," ujarnya mengutip dari Antara, Sabtu (4/12/2021).

Bedasar hasil penelusuran ke keluarga, lanjut Kombes Gatot, korban diketahui telah beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum cairan potasium.

"Kita sudah temui ibunya, dia mengakui korban dalam kondisi depresi dan beberapa kali hendak bunuh diri minum potasium," ujarnya.    

Dijelaskannya, kasus mahasiswi meninggal bunuh diri saat ini sedang ditangani Polres Mojokerto.

"Yang jelas kami tidak jauh beda (dengan Polres), kami tunggu hasilnya. Yang jelas infonya masih menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial itu," katanya.

Baca Juga: Mahasiswi Cantik Bunuh Diri di Makam Ayahnya, Beredar Chat Percakapan dengan Mama Pacarnya

Kombes Gatot menegaskan segala dugaan sedang mereka dalami, yakni dugaan depresi dan pemerkosaan yang dialami korban. Termasuk memeriksa sang pacar R, yang merupakan anggota polisi di Pasuruan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait