alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Jember Lebih Tertarik Pilkades Ketimbang Pilkada, Partisipasi Pemilih Lebih Tinggi

Muhammad Taufiq Jum'at, 26 November 2021 | 16:22 WIB

Warga Jember Lebih Tertarik Pilkades Ketimbang Pilkada, Partisipasi Pemilih Lebih Tinggi
Antusiasme pemilih di Pilkades Jember [Foto: ANTARA]

Sebanyak 59 desa di Kabupaten Jember Jawa Timur secara serentak menggelar pilihan kepala desa (Pilkades), Kamis (25/11/2021).

SuaraMalang.id - Sebanyak 59 desa di Kabupaten Jember Jawa Timur secara serentak menggelar pilihan kepala desa (Pilkades), Kamis (25/11/2021).

Pilkades ini diikuti 214 calon kades yang terdiri dari 190 pria dan 24 perempuan. Sementara jumlah calon kades petahana sebanyak 24 orang.

Antusiasme warga terhadap pilkades ternyata juga sangat tinggi. Partisipasi pemilih dalam pilkades ini mencapai 80 persen, lebih tinggi ketimbang partisipasi pemilih di pilkada setempat tahun lalu yang hanya 53 persen.

"Antusiasme masyarakat dalam pesta demokrasi di tingkat desa cukup tinggi berdasarkan pemantauan yang sudah kami lakukan di beberapa tempat pemungutan suara (TPS)," kata Bupati Jember Hendy Siswanto, seperti dikutip dari Antara, Jumat (26/11/2021).

Baca Juga: Pilkades Dairi Sumut Ricuh, Kotak Suara Dirusak-Petugas Terluka

"Contoh di TPS 05 di Dusun Krajan, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung tercatat jumlah pemilih sekitar 400 orang dan mereka yang menyalurkan hak pilihnya sebanyak 369 orang, sehingga tingkat partisipasi pemilih lebih dari 80 persen," tuturnya.

Menurutnya pelaksanaan pilkades serentak hingga rekapitulasi penghitungan di seluruh desa yang menggelar pilkades berjalan lancar dan aman, sehingga pihaknya mengimbau kepada calon kepala desa yang menang tidak perlu euforia berlebihan dalam merayakan kemenangan.

"Pilkades itu merupakan salah satu ajang demokrasi yang harus dirayakan dengan penuh semangat dan tanggung jawab, sehingga setelah selesai pilkades seharusnya bersatu kembali," katanya.

Hendy mengingatkan kepada semua calon kepala desa yang mendapatkan suara terbanyak dalam pemungutan suara untuk tetap menjaga kondisi di desanya kondusif dan tidak perlu beramai-ramai melakukan syukuran di tengah pandemi COVID-19.

"Kabupaten Jember masih level 3 PPKM, sehingga kami imbau semua pihak untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dengan baik," ujarnya.

Baca Juga: Peserta Pilkades di Sumenep Ini Sudah Meninggal Tetap Dipilih, Dulang Suara Terbanyak Pula

Sementara Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mengatakan anggota dewan juga melakukan pemantauan di sejumlah TPS di beberapa desa.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait