Protes Jalan Berlubang, Warga Singosari Malang Tanam Belasan Pohon Pisang

Kepala Dusun Plosokerep, Sukadi membenarkan aksi tanam pohon pisang itu merupakan inisiatif warganya sendiri.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Selasa, 16 November 2021 | 14:48 WIB
Protes Jalan Berlubang, Warga Singosari Malang Tanam Belasan Pohon Pisang
Jalan berlubang di Dusun Plosokerep, Desa Dengkol Kecamatan Singosari Kabupaten Malang ditanami pohon pisang, Selasa (16/11/2021). [Suara.com/Bob Bimantara Leander]

SuaraMalang.id - Warga menanami jalan alternatif antar kecamatan di Dusun Plosokerep Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang dengan pohon pisang. Aksi tersebut sebagai bentuk protes jalan berlubang tak kunjung diperbaiki.

Berdasar pantauan SuaraMalang.id, jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer itu rusak parah. Sedikitnya, ada 14 pohon pisang yang ditanam di jalan berlubang tersebut.

"Ya langsung warga inisiatif menanam pohon aja sekalian daripada jeglong-jeglong bahaya juga kalau hujan. Itu sebagai bentuk protes warga," ujar salah satu warga setempat.

Terpisah, Kepala Dusun Plosokerep, Sukadi membenarkan aksi tanam pohon pisang itu merupakan inisiatif warganya sendiri.

Baca Juga:Pemkab Malang Gunakan Vaksin Johnson & Johnson untuk Lansia

"Ada empat RT yang berlubang itu. Dua minggu lalu kayaknya warga membangunnya," ujarnya, Selasa (16/11/2021)

Jalan alternatif tersebut rusak, kata Sukadi, terjadi sejak akhir 2019 lalu. Sebelumnya memang jalan tersebut sudah berlubang.

"Tapi parahnya ya 2019 lalu itu," sambungnya.

Pihak desa sebenarnya tidak tinggal diam. Kata Sukadi, pemerintah desa setempat telah meminta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang untuk membenahi jalan tersebut sejak 2020 lalu.

"Sudah diukur mas 2020 lalu sama orang PU (Pekerjaan Umum). Tapi ya gak ada kelanjutannya. Terus 2021 kemarin juga sempat diukur dan gak ada pergerakan lagi," imbuhnya.

Baca Juga:Pembuang Bayi Malang Diburu Polisi

Sukadi pun menyebut, alasan tidak diperbaikinya jalan berlubang itu akibat refocusing anggaran untuk Covid-19. 

"Katanya dialihkan dan dijanjikan 2022 dibangun lagi jalannya. Diperbaiki," kata dia.

Sementara itu, untuk penyebabnya jalan berlubang itu, Sukadi menduga karena akses jalan milik Pemkab Malang itu sering dilalui truk besar-besar.

"Ya gak kuat mas ini kan jalan alternatif. Jadi gak kuat akhirnya berlubang. Sering disini dilewati jalan berlubang," tutup dia.

Kontributor : Bob Bimantara Leander

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak