Kisah Pemulung Dapat Rejeki Nomplok, Nemu Cincin Berlian Dijual Seharga Rp 80 Juta

Salah satu pemulung di Harianto (34) ini mendapat berkah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang, Kecamatan Sukun Kota Malang.

Muhammad Taufiq
Senin, 15 November 2021 | 16:29 WIB
Kisah Pemulung Dapat Rejeki Nomplok, Nemu Cincin Berlian Dijual Seharga Rp 80 Juta
Pemulung di Malang nemu cincin berlian [SuaraMalang/Bob Bimantara]

SuaraMalang.id - Salah satu pemulung di Harianto (34) ini mendapat berkah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang, Kecamatan Sukun Kota Malang.

Harianto beruntung saat kebakaran di TPA Supit Urang 5 tahun lalu mendapat cincin berlian.

Dia mengingat waktu itu tepatnya paska lima hari kebakaran, bapak tiga anak ini mulai memilah di timbunan sampah yang sebagian sudah terbakar.

"Terus saya waktu itu gak sengaja nemu kayak cincin gitu saya ambil," kata dia, Senin (15/11/2021) ke wartawan di TPA Supit Urang.

Baca Juga:Beredar Video Plafon Jatim Park 3 Jebol saat Ramai Wisatawan, Efek Musim Hujan?

Pria yang sudah 25 tahun bekerja sebagai pengepul sampah itu menduga awalnya cincin itu bukanlah berharga. Namun, Harianto langsung bertanya-tanya ke teman serta tetangganya.

"Katanya ini cincin berlian. Ukurannya selebar jari manis saya. Dan ada berlian sebesar biji jagung kira-kira," ujarnya.

Hari pun meminta rekomendasi ke tetangganya untuk menjual cincin itu. Seorang kolektor yang berdomisili di daerah Sawojajar Kota Malang direkomendasikan kepadanya.

"Ya tepat besoknya saya langsung jual cincin itu ke Sawojajar daerah sana lupa jalan tepatnya," tutur dia.

Beruntungnya, cincin berlian yang ditemukan Hari itu asli. Kolektor itu pun langsung membeli temuan Hari yang tidak terduga itu. Harganya cukup fantastis bagi seorang pemulung, yakni Rp 80 juta.

Baca Juga:Baru Juga Dibuka Lagi, Tapi Kampung Warna Warni Malang Jadi Sepi Setelah Banjir Kemarin

"Saya kaget waktu itu dihargai Rp 80 juta-an. Akhirnya langsung saya lepas itu. Gak nyangka mas," ujarnya.

Setelah menjual cincin temuannya itu, Hari langsung membangun rumah tak jauh dari rumah orang tuanya, Jalan Rawisari Kelurahan Supit Urang, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

"Alhamdulilah tak bangunkan rumah segera. Akhirnya bisa beli rumah sendiri," kata dia.

Tak berhenti di situ, Hari pun langsung memberanikan diri melamar kekasihnya. Hanya dalam waktu lima hari setelah menemukan dia melamar kekasihnya itu.

"Gak lama mas waktu itu pacaran sudah tapi saya belum berani nikah. Tapi pas punya rumah saya langsung lamar kekasih saya," ujarnya.

Kini, dia sudah dikaruniai tiga anak. Pekerjaanya pun lumayan menghasilkan untuk menghidupi dapur rumah tangganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak