alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dikirimi Karangan Bunga Diduga dari Bonek, Begini Reaksi Presiden Arema FC

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Minggu, 24 Oktober 2021 | 05:00 WIB

Dikirimi Karangan Bunga Diduga dari Bonek, Begini Reaksi Presiden Arema FC
karangan bunga untuk Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana. [Beritajatim.com]

Karangan bunga itu dikirim ke salah satu klinik kecantikan di Surabaya, Jawa Timur, milik pria berjuluk Juragan 99 tersebut.

SuaraMalang.id - Karangan bunga berisi pesan khusus diduga dari Bonek --julukan suporter Persebaya-- dilayangkan ke Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana. Karangan bunga itu dikirim ke salah satu klinik kecantikan di Surabaya, Jawa Timur, milik pria berjuluk Juragan 99 tersebut.

Seperti diberitakan, bus Arema FC yang terparkir di salah satu hotel kawasan Yogyakarta jadi sasaran perusakan oknum diduga kelompok suporter klub Persebaya. Pasca peristiwa tersebut, rivalitas antar klub sepak bola terbesar di Jatim ini memanas.

Karangan bunga itu diketahui bertuliskan. "Kalau masih pake kosmetik jangan main bola, sepuranono arek-arek yo,".

Presiden Arema, Gilang Widya Pramana memberikan keterangan terkait hal ini. Dijelaskannya bahwa kejadian ini adalah risiko dalam dunia sepak bola.

Baca Juga: Polresta Yogyakarta Ambil Alih Kasus Perusakan Bus Arema, Proses Hukum Jalan Terus

Gilang menekankan bahwa dalam dunia sepak bola banyak sekali drama. Fanatisme yang mengarah ke anarki tentu hal ini biasa saja. Namun, menuruynya, terpenting adalah bagaimana menguatkan mental.

“Kalau masalah pengiriman karangan bunga ini risiko dalam sepak bola. Saya bilang banyak sekali drama. Yang penting mental kita saja bisa menjaga. Apalagi untuk sebuah bisnis,” jelasnya dikutip dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Sabtu (23/10/2021).

Lebih lanjut dikatakn Gilang, ia mengakui jika ada kres dengan suporter Persebaya beberapa waktu lalu. Bahkan ada oknum suporter Bajul Ijo yang mengirimkaan karangan bunga ke klinik MS Glow di kawasan Gubeng, Surabaya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait