alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger Pedagang Bakso Ditemukan Gantung Diri di Kawasan Stadion Gajayana Malang

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Senin, 18 Oktober 2021 | 11:50 WIB

Geger Pedagang Bakso Ditemukan Gantung Diri di Kawasan Stadion Gajayana Malang
Gerobak bakso milik S di dekat tempat kejadian dugaan bunuh diri, kawasan Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Senin (18/10/2021). [Suara.com/Bob Bimantara Leander]

Geger pedagang bakso asal Kelurahan Bareng, Kota Malang berinisial S (40) ditemukan tewas gantung diri di kawasan Stadion Gajayana Kota Malang, Senin (18/10/2021)

SuaraMalang.id - Geger pedagang bakso asal Kelurahan Bareng, Kota Malang berinisial S (40) ditemukan tewas gantung diri di kawasan Stadion Gajayana Kota Malang, Senin (18/10/2021) sekitar pukul 06.45 waktu setempat.


Jasad S persisnya ditemukan di sebuah gudang antara gedung Kartini dan gedung kolam renang Slembat, kawasan Stadion Gajayana.


Kapolsek Klojen, AKP Domingos Ximenes mengungkapkan, S ditemukan gantung diri oleh petugas sekaligus saksi mata yang hendak mengecek kondisi gudang. Saksi kemudian dikagetkan sesosok tubuh pria menggelantung.


"Iya tadi jam 06.45 sekitaran ada namanya pak Salim yang biasa ngecek genset. Terus pas buka pintu kaget ada orang gantung diri di gudang sana," kata dia, Senin (18/10/2021).

Baca Juga: Viral Politikus Malaysia Sebut Drakor Pemicu Bunuh Diri, Warganet Tak Terima


Domingos mengatakan, saat ditemukan oleh saksi mata, S sudah tergantung dan ada empat kursi di tempat kejadian bunuh diri. Diduga kursi itu digunakan korban untuk melakukan aksi gantung diri tersebut.


"Ada empat kursi kemungkinan untuk membantu bunuh diri. Dugaannya sementara bunuh diri," tuturnya.


Dijelaskan Domingos, bahwa S memang biasanya berkeliling berjualan bakso di sekitaran Stadion Gajayana. Terutama mangkal di dekat kolam renang.


"Biasanya juga di kolam renang sini nongkrongnya," imbuhnya.


Kekinian, jenazah S telah dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang. Sebab keluarga meminta untuk dilakukan visum.

Baca Juga: Selama Pandemi, Kasus Bunuh Diri Anak di Negara Ini Capai Rekor Tertinggi


Sementara, salah satu keluarga yang enggan disebut namanya menjelaskan, jenazah ST akan dilakukan visum terlebih dahulu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait