alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ya Ampun! Bom Meledak di Masjid Afghanistan Saat Jamaah Salat Jumat, Koban Bergelimpangan

Muhammad Taufiq Jum'at, 15 Oktober 2021 | 22:26 WIB

Ya Ampun! Bom Meledak di Masjid Afghanistan Saat Jamaah Salat Jumat, Koban Bergelimpangan
Salah satu korban serangan bom di Masjid Afghanistan [Foto: Antara]

Sebuah ledakan terjadi di sebuah masjid Syiah di Kota Kandahar, Afghanistan. Serangan bom itu menyasar jamaah yang sedang menggelar salat Jumat.

SuaraMalang.id - Sebuah ledakan terjadi di sebuah masjid Syiah di Kota Kandahar, Afghanistan. Serangan bom itu menyasar jamaah yang sedang menggelar salat Jumat.

Bom yang tidak diperkirakan sebelumnya ini menyebabkan puluhan korban luka-luka. Demikian disampaikan juru bicara kementerian dalam negeri pemerintah Taliban, Qari Saeed Khosti.

Qari mengatakan, otoritas pemerintah Taliban saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti detail ledakan dan berbagai informasi terkait bom tersebut.

Insiden itu terjadi beberapa hari pascaserangan bom bunuh diri, yang diklaim oleh ISIS di sebuah masjid Syiah di Kota Kunduz menewaskan sejumlah orang.

Baca Juga: Ledakan Guncang Masjid saat Shalat Jumat, Jubir Kemendagri: Banyak Korban

Foto-foto yang diunggah oleh kalangan wartawan di media sosial memperlihatkan banyak orang yang tampaknya tewas atau mengalami luka parah, bergeletakan di lantai masjid.

Mantan anggota dewan provinsi setempat, Nematullah Wafa, menyebutkan bahwa ledakan terjadi di masjid Imam Barqah dan menyebabkan banyak korban, tetapi tidak ada konfirmasi langsung mengenai jumlah korban tewas maupun terluka.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Ledakan berlangsung tak lama setelah serangan Kunduz menyoroti keamanan yang semakin tidak pasti di Afghanistan saat ISIS menggencarkan operasi mereka, menyusul kemenangan Taliban atas pemerintah dukungan Barat di Kabul pada Agustus. ANTARA

Baca Juga: Taliban Ikut Campur Soal Harga Tiket, Maskapai Pakistan Tangguhkan Penerbangan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait