alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Heboh Sumur Bor di Sampang Semburkan Lumpur Campur Gas yang Mudah Terbakar

Muhammad Taufiq Senin, 11 Oktober 2021 | 16:29 WIB

Heboh Sumur Bor di Sampang Semburkan Lumpur Campur Gas yang Mudah Terbakar
Sumur bor mengeluarkan gas mudah terbakar di Sampang [Foto: Beritajatim]

Sembuah sumur bor warga Desa Komis Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang Madura menggegerkan masyarakat lantaran menyemburkan lumpur bercampur gas.

SuaraMalang.id - Sembuah sumur bor warga Desa Komis Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang Madura menggegerkan masyarakat lantaran menyemburkan lumpur bercampur gas.

Bukan cuma itu, lumpur dan gas tadi ternyata mudah sekali terbakar. Kondisi ini jelas mengagetkan dan membuat gaduh masyarakat setempat.

Seorang warga setempat, Arief, menceritakan awalnya warga mengebor sumur itu untuk mencari sumber air bersih. Tetapi, setelah sibel dimasukan ke dalam ternyata keluar lumpur disertai bau gas.

Saat dites mengunakan api, ternyata tersulut dan terbakar. Masyarakat pun dibuat keheranan dengan fenomena tersebut.

Baca Juga: Penusukan Pemuda di Sampang Bermotif Cemburu

Arief menjelaskan, pengeboran sumur itu berlangsung selama 11 hari dengan kedalaman 80 meter.

"Sumur bor ini merupakan pengeboran yang ke delapan kalinya untuk mencari air bersih, ternyata juga gagal karena mengandung gas," terangnya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Minggu (10/10/2021).

Arip menambahkan, sejak kemarin sore hingga sekarang, air yang keluar dari sumur tersebut terus mengalir. Begitu juga dengan api yang ditest oleh masyarakat tak kunjung padam.

"Dari kemarin sore hingga sekarang airnya terus mengalir dan apinya pun tak kunjung padam," ujarnya menegaskan.

Herannya, lanjut Arip, beberapa orang mencoba meminum air sumur ini. Namun, tidak terjadi reaksi atau keracunan.

Baca Juga: Terdakwa Pencabulan Anak Diganjar 20 Tahun Penjara

Sayangnya, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang termasuk tenaga ahli yang mengkaji keberadaan sumur di Desa Komis yang mengeluarkan gas tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait