alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Banyuwangi Diteror Aksi Pencurian Celana Dalam Wanita

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 05 Oktober 2021 | 18:54 WIB

Warga Banyuwangi Diteror Aksi Pencurian Celana Dalam Wanita
ilustrasi celana dalam wanita. [Envato Elements]

Warga Banyuwangi, Jawa Timur digegerkan aksi pencurian celana dalam wanita. Kasus tersebut terjadi berulang kali dan membuat warga resah.

SuaraMalang.id - Warga Banyuwangi, Jawa Timur digegerkan aksi pencurian celana dalam wanita. Kasus tersebut terjadi berulang kali dan membuat warga resah.

“Saya sering kehilangan pakaian daleman, tidak sekarang saja,” kata Erni Indah, warga Dusun Krajan, Desa Sempu, Kecamatan Sempu mengutip dari TIMES Indonesia jaringan Suara.com, Selasa (5/10/2021).

Dijelaskannya, pelaku mencuri celana dalam di tempat jemuran lebih dari sekali.

Tak hanya itu, lanjut dia, pelaku juga sempat mengambil boneka dan merobek bagian selangkangan mainan tersebut.

Baca Juga: Harga Jagung dan Pakan Unggas di Banyuwangi Juga Kian Mahal

 
“Selain mengambil baju dalaman milik wanita, pelaku sempat meniduri boneka anak saya dengan merobek bagian V boneka. Di boneka itu terdapat cairan seperti lendir, menjijikkan,” ujar Erni.

Senada di atas, Krishna Wiyahsa mengaku sempat memergoki pencuri saat beraksi. Pelaku diketahui masuk ke pekarangan rumah dan mengambil celana dalam.

“Pencuri itu masuk ke pekarangan rumah selalu malam hari, dugaan saya pencuri itu loncat pagar rumah, terakhir kejadian 4 September lalu,” ungkapnya.

Pelaku yang diduga memiliki kelainan seksual itu, melancarkan aksinya sejak tujuh bulan belakangan.

"Perlakuan orang tersebut aneh, kenapa hanya pakaian dalam wanita saja. Saya takut jika yang diambil dibuat macam-macam karena tidak hanya pakaian istri saya tapi punya anak perempuan saya juga diambil,” kata Krishna.

Baca Juga: Muncul Batik Motif Virus Corona di Banyuwangi

Pihaknya berharap aparat turun tangan dalam menyikapi kasus pencurian celana dalam perempuan tersebut. Selain meresahkan, juga dikhawatirkan akan ada korban-korban selanjutnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait