alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jazz Gunung Bromo 2021 Siap Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 23 September 2021 | 20:06 WIB

Jazz Gunung Bromo 2021 Siap Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat
(dari kiri) Bintang Indrianto, Sigit Pramono, dan Dewa Budjana mengecek persiapan Jazz Gunung Bromo 2021. [istimewa]

Jazz Gunung Bromo 2021 siap diselenggarakan dengan penonton kapasitas terbatas dan tetap menerapkan prokes ketat serta mewajibkan seluruh yang hadir harus sudah vaksin

SuaraMalang.id - Jazz Gunung Bromo siap digelar, pada 25 September 2021. Mengusung semangat bangkit beradaptasi, gelaran ini menerapkan protokol kesehatan (prokes) sangat ketat.

Setelah sukses menggelar Jazz Gunung Series Hybrid  Concert Ijen – Bromo 2020 dengan prokes ketat serta konser dengan fasilitas swab antigen pertama, tahun ini Jazz Gunung Bromo 2021 siap diselenggarakan di luar ruang dengan kapasitas penonton terbatas.

Paling penting adalah menerapkan prokes ketat serta mewajibkan seluruh yang hadir harus sudah vaksin.


Berdasarkan data assesmen level Covid-19 di Jawa Timur, Kabupaten Probolinggo sudah turun menjadi PPKM level 2.

Baca Juga: Asyik! Akses Masuk Lokasi Wisata Gunung Bromo dari Arah Probolinggo Juga Sudah Dibuka

Kolaborasi pemerintah dan kelompok masyarakat di gelaran Jazz Gunung Bromo 2021 menjadi kunci terwujudnya pergelaran seni dan budaya di tengah masa PPKM.

Hal ini tentu saja menjadi kabar baik, sesuai peraturan PPKM yang berlaku untuk level 2 bahwa sektor pertunjukkan seni dan budaya sudah bisa dilaksanakan dengan beberapa ketentuan. Untuk itu secara resmi Jazz Gunung Bromo 2021 akan diselenggarakan tanggal 25 September 2021 dengan kapasitas penonton maksimal 25% atau setara 500 penonton. Tiket bisa didapatkan di www.jazzgunung.com dengan tarif Tribune Rp750.000, VIP Rp1.000.000, dan VVIP Rp1.250.000.


Untuk penampil pada konser Jazz Gunung Bromo 2021 ini akan dimeriahkan oleh Ring of Fire Project feat. Fariz RM, JANAPATI (Dewa Budjana dan Tohpati), Dua Empat, Surabaya Pahlawan Jazz, dan The Jam’s (Otti Jamalus dan Yance Manusama.)


“Jazz Gunung Bromo 2021 adalah jawaban atas bagaimana beradaptasi dengan aturan PPKM dan menjadi titik kebangkitan penyelenggaraan event seni dan budaya. Dengan disiplin dari semua pihak dan vaksinasi, kita semua akan mampu menyelamatkan ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara bersama-sama,” ungkap penggagas Jazz Gunung Indonesia sekaligus Ketua Umum Gerakan Pakai Masker (GPM) Sigit Pramono dan dalam kesempatan Press Conference Virtual Jazz Gunung Bromo 2021, Kamis (23/9/2021).

Hadir pula Presiden Direktur BCA (Jahja Setiaatmadja), Sinarto (Kadisbudpar Jawa Timur), Dewa Budjana, dan Bintang Indrianto (Penampil dan Kurator Jazz Gunung Indonesia).

Baca Juga: Wisata Gunung Bromo Sudah Dibuka Lagi, Cek Syarat dan Ketentuan Masuknya


Jazz Gunung Indonesia memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk pemerintah, pengisi acara, serta penonton yang disiplin terhadap prokes dan aturan PPKM. Kolaborasi ini terbukti mampu menjawab adaptasi kita terhadap pandemi untuk tetap menyelenggarakan kegiatan seni dan budaya serta mendorong sektor perekonomian kreatif dan pariwisata masyarakat setempat 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait