alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral! Model di Malang Diduga Jadi Korban Fetish Mukena

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 18 Agustus 2021 | 21:03 WIB

Viral! Model di Malang Diduga Jadi Korban Fetish Mukena
Ilustrasi pelecehan seksual fetish mukena model di Malang. [pixabay/Gerd Altmann]

Wanita yang juga merupakan seorang model itu membagikan ceritanya melalui sebuah utas di Twitter dengan akun @jeehantz.

SuaraMalang.id - Dunia maya dihebohkan oleh sebuah pengakuan seorang wanita yang mengaku menjadi korban fetish mukena berkedok foto katalog online shop (olshop). Wanita yang juga merupakan seorang model itu membagikan ceritanya melalui sebuah utas di Twitter dengan akun @jeehantz.

Dia menuliskan utas tersebut dengan judul “Fetish Mukena: Pelecehan Foto Berkedok Olshop”. Di awal cuitan yang sudah mendapat 7.321 retweets ini, dia juga menjelaskan apa itu fetish.

Hai! Bismillah, ini pertama kalinya aku bikin thread dan pengen speak up se-rapi mungkin soal pengalaman kurang menyenangkan sebagai model foto. Sebelumnya, aku kasih penjelasan sedikit ya mengenai apa itu fetish,” cuitnya, dikutip SuaraMalang.id, Rabu (18/8/2021).

Fetish sendiri merupakan gangguan ketertarikan seksual yang intens pada benda mati atau bagian tubuh yang secara umum tidak dipandang sebagai bagian dari organ seksual.

Baca Juga: Geger Perilaku Seksual Fetish Istri Dibungkus Seperti Mumi Berjilbab

Pengakuan model jadi korban fetish mukena. (Twitter/@jeehantz)
Pengakuan model jadi korban fetish mukena. (Twitter/@jeehantz)

Dia menceritakan, pengalaman kurang menyenangkan ini berawal dari perjalanan karirnya di awal tahun ini.

Semenjak mengikuti salah satu pageant, Alhamdulillah mendapat banyak tawaran foto catalog dan endorse. Aku beri inisial GM yah untuk olshop mukena yang akan aku ceritakan,” tulisnya.

Dia mengungkapkan, saat itu GM yang belakangan diketahui bernama Griya Mukena menjadi sponsor dalam Grand Final Pageant yang dia ikuti. Selanjutnya, para pemenang 7 besar diminta untuk memberikan feedback dengan mempromosikan melalui IG feed dan instastory.

Dari situlah, owner GM yang berinisial R mengenal dirinya dan menawarkan pekerjaan untuk foto katalog. Kejanggalan mulai dia rasakan saat si R langsung menentukan tanggal tanpa sedikitpun membicarakan soal kesepakatan fee.

Tapi karna masih awal membangun karir pikirku Cuma “berapapun aku dibayar, niatku cumin buat pengalaman, personal branding, dan bantu olshop ini berkembang” tidak akan sedikitpun mempermasalahkan soal fee,” lanjutnya.

Baca Juga: Tawarkan Krim Ketiak ke Pembeli Pakai Cara Ini, Publik Curiga Penjual Pelaku Fetish

Singkat cerita, dia kemudian menjalani sesi pemotretan pertama. Beberapa kejanggalan mulai dia rasakan, seperti lokasi pemotretan yang pindah, hingga dia tidak bertemu dengan R yang diduga adalah seorang perempuan. Melainkan, dia bertemu dengan laki-laki berinisial D yang mengaku sebagai adiknya R.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait