Bujuk Pasien Isoman Pindah, Bupati Malang Janjikan Uang Saku Rp 100 Ribu

Bupati Malang, HM Sanusi mengatakan, pemberian uang itu agar menstimulus dan membantu beban ekonomi pasien Covid-19 yang dipindahkan ke isoter dari rumahnya.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 18 Agustus 2021 | 18:17 WIB
Bujuk Pasien Isoman Pindah, Bupati Malang Janjikan Uang Saku Rp 100 Ribu
Ilustrasi isoman covid-19 di Malang. [Pixabay]

SuaraMalang.id - Pemerintah Kabupaten Malang memberikan bantuan Rp 100 ribu bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Khususnya pasien isolasi mandiri (isoman) supaya pindah ke isolasi terpusat (isoter).


Bupati Malang, HM Sanusi mengatakan, pemberian uang itu agar menstimulus dan membantu beban ekonomi pasien Covid-19 yang dipindahkan ke isoter dari rumahnya.


"Kami berikan uang saku Rp 100 ribu masing-masing. Selama dia melakukan isoter," katanya, Rabu (18/8/2021).


Sanusi juga menambahkan, untuk pasien Covid-19 yang merupakan kepala keluarga dan menjadi tulang punggung keluarga juga akan ada tambahan bantuan paket sembako.

Baca Juga:Cek Info Lengkap Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang Agustus 2021


"Iya paket sembako sudah kami kirimkan ke keluarganya," tutur dia.


Sementara itu, hingga kini pasien Covid-19 yang telah dipindah ke isoter hampir 50 persen dari sekitar 500 pasien Covid-19. Sementara itu, 500 pasien ini sebenarnya jumlah dari pengurangan 700-an pasien Covid-19 lainnya.


Kabupaten Malang mencatat ada sekitar 1.200 pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.


"Jadi bukan 1.200 (jumlah total pasien Covid-19 yang melakukan isoman). Tapi sekitar ada 500 orang yang kita pindahkan sesuai target. Karena sisanya (700 pasien Covid-19 yang isoman) mempunyai kelainan seperti punya penyakit komorbid jadi tidak bisa ke isoter," tutur dia.


Sanusi yakin sekitar 500 pasien Covid-19 itu bisa dipindahkan ke isoter dalam sepekan ini.

Baca Juga:Mural 'Merdeka atau Mati' Bergambar Mirip Jokowi di Malang Dihapus


"Minggu ini sudah masuk 100 persen," ujarnya.


Sementara itu, untuk pasien Covid-19 yang tidak layak ditempatkan isoter, Sanusi akan menggunakan metode telemedicine atau perawatan dari tenaga kesehatan secara daring untuk memantau kesehatan dari setiap pasien Covid-19 yang isoman di rumah.


"Atau kalau bisa dirujuk kami rujuk ke rumah sakit," imbuhnya.


Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Arbani Mukti Wibowo menjelaskan, hingga kini masih ada 195 pasien isoman yang sudah dipindahkan ke isoter di Kabupaten Malang.


"Masih 195 dari 976 tempat tidur yang kami sediakan," tutur dia.


Arbani menambahkan, saat ini terdapat 1.074 pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di rumah. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak