Kapolresta Malang Kota dan Puluhan Anggotanya Donor Plasma Konvalesen

Donor plasma konvalesen digelar di gedung DPRD Kota Malang, Kamis (12/8/2021).

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Kamis, 12 Agustus 2021 | 19:45 WIB
Kapolresta Malang Kota dan Puluhan Anggotanya Donor Plasma Konvalesen
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto saat melakukan screening donor plasma konvalesen, Kamis (12/8/2021). [Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia]

SuaraMalang.id - Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto dan sejumlah 57 anggotanya donor plasma konvalesen. Para penyintas Covid19 ini termotivasi mendonorkan plasmanya untuk membantu masyarakat.

Donor plasma konvalesen digelar di gedung DPRD Kota Malang, Kamis (12/8/2021).

"Saya ingin berbuat sesuatu nagi masyarakat Kota Malang dan Malang Raya. Maka dari itu yang menggerakan saya, sehingga saya harus ikut dalam donor plasma ini dan saya mengajak anggota Polresta yang sebagai penyintas untuk mau berbagi dalam hal donor plasma kepada saudara-saudara kita dalam kondisi Covid-19," ujarnya akrab disapa Buher ini, mengutip dari TIMES Indonesia, Kamis (12/8/2021).

 
"Ini untuk membantu warga sesama saudara kita dengan jalan kemanusiaan. Jika tidak lolos, minimal kita tetap melaksanakan donor darah untuk langkah kegiatan Hari Kemerdekaan Indonesia," sambungnya.

Baca Juga:INFOGRAFIS: Syarat Donor Plasma Konvalesen

Sementara, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengatakan, pihaknya juga mengajak penyintas Covid-19 untuk ikut serta mendonorkan plasma konvalesen.

"Kita menyiapkan pendonor mulai Sekwan hingga TPOK diatas 10 sampai 15 orang. Kami juga dari sisi fraksi menyiapkan pendonor," tuturnya.

Tak hanya sekedar donor plasma konvalesen, Made meminta jika para pendonor yang tak lolos screening, juga bisa mendonorkan darahnya untuk menangani kasus DBD yang saat ini juga sedang mengganas.

"Kami juga berbicara ke PMI bahwa yang tidak lolos plasma jangan di suruh pulang. Tapi bisa donor biasa. Sekarang DBD mengganas. Nah inilah sudah datang untuk donor kalau gak bisa plasma," tegasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Malang, Imam Bukhari menjelaskan, PMI bisa melayani sekitar 10 orang untuk donor setiap harinya. Sebab, kebutuhan plasma konvalesen bagi para penderita Covid-19 cukup tinggi, yakni berguna untuk peningkatakan imun tubuh.

Baca Juga:Waspada Penipuan Donor Plasma Konvalesen, Begini Modusnya

Meski demikian, lanjut dia, proses screening persyaratannya cukup ketat.

"Syaratnya setelah sembuh dua minggu kemudian baru bisa donor. Ibu-ibu hamil itu juga tidak diperkenankan. Kalau imunnya rendah, mohon maaf itu tidak bisa lolos, karena plasma yang diberikan ke pasien Covid-19 itu untuk meningkatkan imun, bukan obat," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini