alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Banyuwangi Terima 5.796 Dosis Vaksin Moderna untuk Nakes

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 10 Agustus 2021 | 20:06 WIB

Banyuwangi Terima 5.796 Dosis Vaksin Moderna untuk Nakes
Petugas medis Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) memperlihatkan vaksin Moderna untuk tenaga kesehatan di Banda Aceh, Aceh, Senin (9/8/2021). ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Bupati Banyuwangi Ipuk Fietiandani Azwar Anas mengatakan vaksinasi dosis ketiga untuk nakes itu ditargetkan tuntas pada 18 Agustus 2021.

SuaraMalang.id - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menerima 5.796 dosis vaksin Moderna. Ribuan vaksin itu diperuntukan khusus tenaga kesahatan (nakes).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fietiandani Azwar Anas mengatakan vaksinasi dosis ketiga untuk nakes itu ditargetkan tuntas pada 18 Agustus 2021.

Vaksin booster itu diharapkan semakin melindungi nakes yang bertugas di garda terdepan penanganan pandemi Covid-19.

"Semoga ini semakin melindungi nakes yang berhadapan langsung dengan pasien. Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah berjuang penuh dedikasi dalam penanganan pandemi," katanya mengutip dari Antara, Selasa (10/8/2021).

Baca Juga: Nakes Gadungan Beri Layanan Keliling Rumah Warga Diamankan Polisi

"Para tenaga kesehatan bisa bekerja lebih tenang, bisa memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat (setelah vaksin ketiga)," imbuhnya.

Bupati Ipuk kembali menambahkan, pihaknya akan terus memaksimalkan tracing atau pelacakan dalam menangangi pandemi terus diperkuat.

"3T adalah kunci penanganan pandemi COVID-19. Karena itu saya minta kepada seluruh puskemas untuk memperkuat testing dan tracing. Saya minta, tracing terhadap satu pasien positif bisa mencapai 1:15 (1 orang  positif melacak 15 kontak erat), sesuai target Kemenkes. Kalau sekarang kita masih belum seragam, ada puskesmas yang mampu 1:25, tapi ada yang baru 1:5,' paparnya.

Tim tracer juga diminta supaya melibatkan tokoh masyarakat setempat dalam melakukan pelacakan. Termasuk bekerjasama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

"Testing dan tracing yang masif memang efeknya kasus meningkat, namun ini adalah bagian dari upaya preventif. Yang ketahuan positif segera kita treatment," katanya. (Antara)

Baca Juga: Nakes Kasus Vaksin Kosong di Pluit Ngaku Capek Suntik 599 Orang, Begini Kata Kemenkes

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait