alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anggota DPRD Banyuwangi Gelar Hajatan saat PPKM, Polisi: Kami Pikir Bisa Beri Teladan

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Minggu, 25 Juli 2021 | 11:05 WIB

Anggota DPRD Banyuwangi Gelar Hajatan saat PPKM, Polisi: Kami Pikir Bisa Beri Teladan
Suasana hajatan pernikahan Anggota DPRD Banyuwangi saat masa PPKM berlangsung. (FOTO: Tangkapan layar video)

Oknum anggota DPRD Banyuwangi, Jawa Timur berinisial SA diketahui menggelar hajatan saat PPKM.

SuaraMalang.id - Oknum anggota DPRD Banyuwangi, Jawa Timur berinisial SA diketahui menggelar hajatan saat PPKM. Padahal polisi telah memperingatkan supaya ditunda mengingat lonjakan penyebaran Covid-19.

Melansir timesindonesia.co.id -- jejaring media suara.com, video hajatan resepsi pernikahan itu viral di grup percakapan. Tampak dalam rekaman sejumlah undangan laki-laki duduk rapi tanpa jaga jarak. Layaknya resepsi, terlihat juga dekorasi pelaminan bernuansa putih dan aksesoris bunga.

Para tamu undangan memang menggunakan masker. Namun tempat duduk yang disediakan sangat berdekatan. Irama musik dangdut juga terdengar cukup keras.

 
Kapolsek Kalibaru, AKP Abdul Jabar saat dikonfirmasi membenarkan resepsi pernikahan itu digelar oleh anggota DPRD Banyuwangi.

Baca Juga: Hajatan Pernikahan di Hotel Dibubarkan Satgas COVID-19 Kota Kediri

"Iya benar anggota dewan. Kami sangat menyayangkan hal itu," katanya.

Dijelaskannya, tim Satgas Covid-19 setempat telah menemui SA, sekitar empat hari sebelum hajatan. Disarankan supaya hajatan ditunda dulu. Harapannya, hajatan bisa digelar usai PPKM. Pada pertemuan itu juga dihadiri Camat Kalibaru Nuril Falah dan Kepala Desa Kalibaru Wetan Taufik.

"Waktu itu sudah oke (ditunda). Beliau itu kan anggota dewan, kami pikir pasti bisa memberi teladan," sesal AKP Abdul Jabar.

Tak disangka, anggota DPRD Banyuwangi tersebut kekeuh menggelar hajatan hingga video tersebut viral.

"Saya masih simpan foto pertemuan pra acara kemarin. Nggak tahunya sekarang ramai. Rupanya hajatan tetap digelar," tegasnya. 

Baca Juga: Daftar Klinik Rapid Antigen Berizin di Kawasan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Perlu diketahui, mulai pemberlakuan PPKM Darurat 3 Juli lalu, hingga PPKM level 4 di Banyuwangi, terdapat tiga pejabat yang tidak memberikan teladan ke warganya dengan kekeuh menggelar hajatan.

Tiga deretan pejabat tersebut, yakni hajatan pegawai Dispendukcapil di hotel dan sudah dijatuhi sanksi, hajatan Kepala Desa Temuguruh di kantor desa dan kasusnya masih ditangani polisi. Teranyar, yakni hajatan milik anggota DPRD Banyuwangi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait