“Semua fungsi-fungsi masjid boleh dipindahkan di rumah, dan dilaksanakan di rumah. Salat jemaah boleh di rumah. Berdoa boleh di rumah, ngaji boleh di rumah, berizkir boleh di rumah,” tegasnya.
Akan tetapi, menurut Dasad, fungsi-fungsi pasar tidak bisa dipindahkan ke rumah.
“Mau beli beras enggak ada beras. Apa beli di rumahmu. Gas habis, mau masak kebutuhan pokok tidak, kalau tutup semua di mana kita beli. Dan tidak semua pasar dibuka hanya pasar-pasar tertentu,” paparnya.
Lebih jauh, Ustaz Dasad mengajak masyarakat agar bijaksana dalam menerima pesan-pesan media sosial lantaran ada pesan media sosial yang sentiment (provokatif).
Kemudian, sesuatu yang dibenci di-share di media sosial.
“Kita berperan kepada pemerintah untuk lebih serius lagi menangani Covid-19 ini,” imbaunya.
Tidak hanya itu, ia juga meminta kepada para pengusaha, terutama mereka yang bergerak di alat bisnis kesehatan agar jangan menjadikan Covid-19 sebagai ladang bisnis.
“Kami tidak pernah marah kalau kalian bisnis tambang, kami ikhlas, tapi tolong jangan jangan jadikan Covid ini sebagai ladang bisnis di antara kalian. Kasihan masyarakat kita, mereka hilang kerjanya, mereka hilang keluargnya. Lalu kau jadikan Covid sebagai ladang bisnis. Insya Allah (kalau begitu) hidupnya tidak berkah sampai akhirat,” tegas Ustaz Dasad.