alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

DPR: Nakes di Malang Tiga Bulan Belum Digaji

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 29 Juni 2021 | 23:11 WIB

DPR: Nakes di Malang Tiga Bulan Belum Digaji
Ilustrasi Covid-19. DPR: Nakes di Malang Tiga Bulan Belum Digaji. (Elements Envato)

Komisi IX DPR RI berkomitmen terus mengawal permasalah, hingga insentif dan gaji nakes di RS Lapangan Idjen Boulevard terbayar.

"Tapi cukup banyak. Apalagi ini dokter ya. Kateringnya saja Rp 1 miliar. Tapi sudah dicicil. Belum kosnya ini penting untuk segera dibayar," kata dia.

Terungkap juga, lanjut dia, para nakes terpaksa harus meminjam uang alias utang untuk menutupi kebutuhan hidup selama tiga bulan terakhir.

"Ya mereka itu sampai pinjam-pinjam. Kan kasian. Untuk kebutuhan hidup, jadi mereka ya kasian pinjam begitu," tutur dia.

DPR mewanti-wanti pemerintah agar tak lagi terlambat membayar gaji dan insentif, sebab ada nakes bakal mengundurkan diri.

Baca Juga: Klaster Hajatan di Malang Mengganas, 56 Warga Positif Covid-19 dan Seorang Meninggal

"Saya belum cek di RS lain ini kan penting di lapangan soalnya karena ini RS darurat. Jangan sampai ini tidak beroperasi lagi. Saya dengar ada yang sampai mau mundur," tutup dia.

Terpisah, Direktur RS Lapangan Idjen Boulevard, dr. Heri Sutanto mengatakan, ada sekitar 80 nakes di RS Lapangan Idjen Boulevard yang belum dibayar insentif dan gaji selama tiga bulan terakhir.

"Jadi kedatangan anggota DPR RI ini meninjau adanya ketidaksesuaian datangnya insentif yang terlambat. Ada sekitar 80 lebih nakes di sini yang belum dibayar," kata dia.

Dia pun menilai dengan tidak dibayarnya gaji dan insentif nakes pun memberatkan kehidupan nakes di RS Lapangan Idjen Boulevard.

"Jadi sangat memberatkan secara nilai ini sudah sangat banyak," ujarnya.

Baca Juga: Mensos Risma Polisikan Oknum Penyalahgunaan Dana PKH di Kabupaten Malang

Heri pun kini hanya bisa berharap ke Kementrian Kesehatan agar segera mencarikan hak para nakes.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait