facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Innalillahi, Kapolsek Klojen Kota Malang Meninggal Terpapar Covid-19

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 29 Juni 2021 | 11:09 WIB

Innalillahi, Kapolsek Klojen Kota Malang Meninggal Terpapar Covid-19
Kapolsek Klojen Kota Malang Kompol Nadzir meninggal terpapar Covid-19. [Foto: timesindonesia.co.id/ist]

Kapolsek Klojen Kompol Nadzir meninggal disertai penyakit bawaan (komorbid) disfungsi ginjal.

SuaraMalang.id - Kapolsek Klojen Kota Malang, Kompol Nadzirsyah Basri (52) meninggal terkonfirmasi positif Covid-19, Senin (28/6/2021). Kompol Nadzir meninggal disertai penyakit bawaan (komorbid) disfungsi ginjal.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengatakan, pihaknya sangat kehilangan sosok Kompol Nadzirsyah Basri. Ia juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat maupun media, jika Kompol Nadzirsyah Basri memiliki kesalahan selama bertugas.

"Mohon dimaafkan segala kesalahan dan kekhilafan almarhum. Selama berhungan dengan rekan-rekan, alhamrhum sendiri merupakan sosok yang sangat baik dan pekerja keras," ujarnya dikutip dari timesindonesia.co.id --jejaring suara.com, Senin (28/6/2021).

 AKBP Budi Hermanto mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada seluruh jajaran anggota Polresta Malang Kota agar disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

Baca Juga: 620 Nakes di Kota Malang Terpapar Covid-19 Selama Pandemi

"Jaga kesehatan, karena yang tahu kondisi tubuh kita adalah kita sendiri. Semoga semua anggota Polresta Malang Kota selalu sehat dan dijauhkan dari wabah ini (pandemi Covid-19). Mohon doanya yang terbaik untuk almarhum," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima TIMES Indonesia, Kompol mulanyaNadzirsyah Basri mendapatkan perawatan intensif di RSI Aisyiyah pada Kamis (24/6) lalu. Kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang guna menjalani perawatan yang lebih baik lagi.

Istri Kompol Nadzirsyah Basri, Nurul (52) menjelaskan, sebelum dilakukan perawatan intensif di RSSA, pada hasil rontgen, paru-paru Nadzir terdapat banyak flek putih.

"Saya telephone pimpinan minta rekomendasi, karena semua penuh. Pak Kapolresta turun tangan, minta penanganan dokter. Dicarikan yang VVIP untuk perawatan isolasi di RSSA yang fasilitasnya paling lengkap. Akhirnya dapat ruangan di Eidelweiss kamar 213, satu kamar sama aku juga," jelas Nurul yang saat ini juga sedang mendapatkan perawatan intensif.

Karena juga terkonfirmasi positif Covid-19, Nurul tidak bisa menyaksikan secara langsung prosesi pemakaman dengan protokol Covid-19.

Baca Juga: Kodim 0833 Kota Malang Gelar Vaksinasi Gratis, Catat Tanggal dan Syaratnya

"Rencana dimakamkan di TPU Buring di Kawasan Oma View Palmerah, Kedungkandang. Saya di rumah sakit. Nanti saya akan di video call sama pak Wakapolresta," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait