alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Heboh Anggota Dewan Positif Covid-19 Sempat Hadiri Rapat Paripurna, DPRD Jember Lockdown

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 23 Juni 2021 | 15:35 WIB

Heboh Anggota Dewan Positif Covid-19 Sempat Hadiri Rapat Paripurna, DPRD Jember Lockdown
tes swab massal pasca seorang anggota DPRD Jember positif covid-19, Rabu (23/6/2021). [Foto: istimewa]

Akibatnya pimpinan DPRD Jember dan seluruh anggota dewan langsung menghentikan seluruh aktivitas dan menggelar tes swab massal, Rabu (23/6/2021).

SuaraMalang.id - Ketua Komisi D DPRD Jember David Handoko Seto dinyatakan positif Covid-19. David yang juga Ketua Pansus Penanganan Covid-19 itu sempat menghadiri rapat paripurna, Selasa (22/6/2021).

Akibatnya pimpinan DPRD Jember dan seluruh anggota dewan langsung menghentikan seluruh aktivitas dan menggelar tes swab massal, Rabu (23/6/2021). Bupati Jember Hendy Siswanto yang turut menghadiri rapat juga dites swab.

“Memang hasilnya baru keluar tadi pagi, bahwa rekan kami terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga kita langsung lakukan test swab massal,” kata Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember menggelar tes swab massal di gedung DPRD Jember sebagai upaya tracing atau pelacakan. Selain anggota dewan dan pimpinan, tes juga dilakukan kepada staf, karyawan, honorer, dan ASN DPRD Jember.

Baca Juga: Ngaku Dapat Narkoba dari Polisi, 4 Kades di Jember Ditangkap Kasus Sabu-sabu

Seluruh wartawan yang meliput di DPRD Jember juga mengikuti tes swab.

Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi mengimbau seluruh peserta tes swab tak panik.

“Sebagai langkah antisipasi. Kalaupun nanti ada yang positif, kami minta agar tidak usah panik atau stres. Karena banyak juga pasien Covid-19 yang OTG (Orang Tanpa Gejala) bisa cepat sembuh karena tidak sampai stres. Yang penting istirahat cukup, makan yang sehat dan vitamin, serta pikirannya dijaga agar tidak stres,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, maka seluruh agenda DPRD Jember untuk sementara ditunda. Sesuai rencana, DPRD Jember seharusnya menggelar sidang paripurna sejak Selasa kemarin hingga Selasa pekan depan. Agendanya cukup penting, yakni mendengarkan laporan dari bupati perihal tindak lanjut hasil audit BPK tentang anggaran penanganan Covid-19 pada tahun 2020.

Seperti diberitakan sebelumnya, BPK menemukan ada dana refocusing di Pemkab Jember senilai Rp 107 Miliar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Soal Batu Bergerak Sendiri di Jember, Begini Kata Pakar Supranatural


“Untuk sementara, aktivitas DPRD Jember ditunda dulu, lockdown sementara. Sampai awal pekan depan. Untuk detailnya, apakah bisa secara daring, masih dibicarakan di pimpinan,” lanjut Itqon.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait