facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Waspada Kemunculan Kasus Penyakit Leptospirosis di Kabupaten Bondowoso

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Senin, 14 Juni 2021 | 05:00 WIB

Waspada Kemunculan Kasus Penyakit Leptospirosis di Kabupaten Bondowoso
Ilustrasi bakteri. -Waspada Kemunculan Kasus Penyakit Leptospirosis di Kabupaten Bondowoso. [ua.depositphotos.com]

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira Interrogans. Penyakit inidisebarkan melalui urine, kotoran atau darah hewan yang terinfeksi bakteri

SuaraMalang.id - Muncul kasus Leptospirosis di Kelurahan Tamansari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Masyarakat diimbau mewaspadai penyakit yang disebabkan dari urine dan kotoran tikus tersebut.

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira Interrogans. Penyakit ini disebarkan melalui urine, kotoran atau darah hewan yang terinfeksi bakteri tersebut.

Kepala Puskesmas Kademangan, Raharjanti mengatakan, pihaknya menyosialiasikan bahaya penykait tersebut kepada masyarakat dan mengaimbau agar selalu menerapkan gaya hidup bersih dan sehat. Kemudian menjaga keselamatan kerja, termasuk ketika beraktivitas di sawah. 

"Warga bisa menggunakan sepatu boot ketika bekerja di sawah. Meskipun tidak nyaman, tetapi sepatu itu dapat melindungi kebersihan kaki,” katanya dikutip dari timesindonesia.co.id --media jejaring suara.com, Minggu (13/6/2021).

Baca Juga: Ragam Seni Budaya yang Masih Lestari di Kabupaten Bondowoso

Puskesmas, lanjut dia, juga akan lebih masif menyosialisasikan dan mengedukasi tentang ancaman penyakit tersebut. 

“Tapi juga di kelurahan lain yang masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Kademangan. Karena penyakit ini bersangkutan dengan kesadaran masyarakat," sambungnya. 

Diberitakan sebelumnya, seorang petani atau ulu-ulu, berinisial S (52), warga Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bondowoso terkonfirmasi tepapar Leptospirosis.

Temuan kasus berawal ketika S yang sehari-hari mengairi sawah memeriksakan diri ke perawat karena sakit. 

Namun ia tetap tidak sembuh. Kemudian dibawa ke dokter praktik swasta. Setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Medhika Bondososo. Di sana dilakukan cek lengkap dan dinyatakan suspek Leptospirosis.

Baca Juga: Warga Bondowoso Diminta Taati Prokes Setelah Muncul Klaster Hajatan

Programer Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik (P2PTVZ) Dinas Kesehatan Bondowoso, Haris Ahmadi mengatakan, sudah dilakukan rapid test pada pasien.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait