alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ketati Prokes, Pemkot Malang Ogah Kecolongan di Mal dan Pusat Perbelanjaan

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Senin, 03 Mei 2021 | 22:50 WIB

Ketati Prokes, Pemkot Malang Ogah Kecolongan di Mal dan Pusat Perbelanjaan
ilustrasi pengetatan penerapan prokes di Mal Kota malang. --Suasana sepi di Mall Grand Paragon, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Kamis (21/11). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, sangat dimungkinkan jumlah kunjungan ke pusat perbelanjaan meningkat, imbas larangan mudik lebaran oleh pemerintah pusat.

SuaraMalang.id - Pemerintah Kota Malang tak ingin kecolongan kasus penularan COVID-19 di mal dan pusat perbelanjaan lainnya, menjelang lebaran atau Idul Fitri. Merespon itu, satuan tugas diminta ketat mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes).

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, sangat dimungkinkan jumlah kunjungan ke pusat perbelanjaan meningkat, imbas larangan mudik lebaran oleh pemerintah pusat.

"Mudik tidak boleh, tapi wisata boleh. Jadi saya minta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar melakukan penguatan (penerapan prokes) di mal, kafe, restoran dan hotel agar tidak lengah," katanya dikutip dari Antara, Senin (3/5/2021).

Wali Kota Sutiaji mengakui peningkatan kunjungan mulai terjadi di sejumlah pusat perbelanjaan untuk membeli kebutuhan Lebaran. Menanggapi itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mencegah lonjakan kasus penyebaran Virus Corona.

Baca Juga: Bergerombol di Satu Kios Tanah Abang Akan Dibubarkan Aparat

Pemerintah Kota Malang juga akan melakukan pertemuan dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, dan pemangku kepentingan terkait untuk membahas penguatan protokol kesehatan.

"Kami akan kuatkan protokol kesehatan (di pusat-pusat perbelanjaan), karena sekarang fungsi dari tempat cuci tangan sudah tidak maksimal, disiplin juga sudah mulai kendor," sambungnya.

Sutiaji menambahkan, langkah untuk memperkuat penerapan protokol kesehatan tersebut, disampaikan usai mengikuti rapat koordinasi terkait dengan protokol kesehatan bersama pemerintah pusat.

Pada rapat koordinasi yang dilakukan secara tertutup tersebut, lanjut Sutiaji, bahwa saat ini ada peningkatan kasus COVID-19 di sejumlah negara, seperti India, Inggris, Perancis, Brasil, Meksiko dan Singapura.

Pemerintah pusat, lanjut dia, mendorong agar masing-masing daerah untuk bisa melakukan langkah antisipasi sejak dini, agar tidak ada lonjakan penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 di wialyah masing-masing.

Baca Juga: MUI Kota Bekasi Imbau Seluruh Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

Wali Kota Sutiaji mengingatkan masyarakat yang telah menjalani vaksinasi COVID-19, agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan tidak lalai. Karena, dalam beberapa kasus, masyarakat yang telah divaksin, tetap bisa terjangkit virus Corona.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait