alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dari Silat Hingga Jamu, Cara Warga Desa Milangsari Jaga Imun dari Covid-19

Sapri Maulana Minggu, 28 Februari 2021 | 22:44 WIB

Dari Silat Hingga Jamu, Cara Warga Desa Milangsari Jaga Imun dari Covid-19
Peserta didik Pencak Silat Setia Hati yang dilatih Anton Suroso di Desa Milangsari. [Beritajatim.com]

Pelatih pencak silat Anton Suroso yakin jika rajin berolahraga serta minum jamu tradisional dapat menangkal Covid-19.

SuaraMalang.id - Pandemi Covid-19 belum berakhir. Semangat untuk menjaga imunitas tubuh dari Desa Milangsari Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan bisa jadi inspiratif. Mulai dari rutin olahraga silat, hingga konsumsi jamu jadi jurus melawan virus corona.

Salah satu warga Anton Suroso yakin jika rajin berolahraga serta minum jamu tradisional dapat menangkal Covid-19.

“Olahraga dan minum jamu mampu meningkatkan imunitas tubuh, sehingga menyehatkan badan. Otomatis tidak mudah terserang virus corona atau Covid-19,” kata Anton, dilansir dari Beritajatim.com, Minggu (28/2/2021).

Anton merupakan pelatih pencak silat Setia Hati. Cara tersebut, kata dia, juga diajarkan kepada peserta didiknya.

Baca Juga: India Diprediksi Mampu Lakukan Vaksinasi Covid-19 Besar-besaran

 “Dengan displin berlatih silat dan juga minum jamu, seluruh anggota dan siswa-siswi tidak akan mudah terserang virus seperti Covid-19,” tutur mantan ketua RT di wilayah Desa Milangasri.

Anton setiap minggunya  turut ambil bagian dalam menggembleng para pemuda-pemudi di daerahnya. Mulai pelajaran gerak silat, sopan santun, hingga tips cara menjaga kesehatan.

“Kita latihan silat seminggu tiga kali, durasi satu pertemuan sekitar 5 jam,” ungkapnya.

Pria berusia 36 tahun tersebut mengatakan, pengalaman dan wawasan tentang cara-cara untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19 sedikit banyak didapat ketika sedang berburu berita di berbagai wilayah di Magetan.

“Banyak pengalaman dan ilmu yang saya dapat saat bertugas, apalagi di masa pandemi Covid-19 ini. Tapi, dalam perguruan yang saya ikuti juga ada tradisi yang unik yaitu minum jamu pahitan dari perasan daun pepaya. Alhamdulillah semuanya sehat,” tutupnya.

Baca Juga: AS Menyetujui Penggunaan Vaksin Johnson & Johnson, Dimulai Minggu Depan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait