SuaraMalang.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung perumahan rakyat melalui perluasan akses pembiayaan. Komitmen ini diwujudkan lewat sinergi strategis bersama pemerintah dan pelaku industri perumahan dalam kegiatan Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan KPP dan FLPP Wilayah Jakarta yang diselenggarakan di Gelanggang Jakarta Timur, DKI Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, serta jajaran perwakilan asosiasi pengembang perumahan yang terdiri atas Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), serta Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait mengapresiasi peran BRI dalam memastikan pelaksanaan program pembiayaan perumahan dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, implementasi program di tingkat pelaksana menjadi kunci agar kebijakan pemerintah dapat benar-benar dirasakan masyarakat.
“Jangan sampai arahan Presiden Prabowo yang sangat bagus dan pro-rakyat, khususnya terkait KUR Perumahan, di ujung pelaksanaannya justru lambat atau tidak sesuai. Saya tanya, apakah lambat? Jawabannya cepat di BRI. Apakah ada pungli? Tidak ada. Apakah dipersulit? Tidak ada. BRI sudah membuktikan bahwa sebagai bagian dari negara, BRI mampu menjalankan misi ini secara efektif, efisien, dan produktif,” tegas Maruarar.
Dalam kegiatan tersebut, BRI mencatatkan penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) senilai total Rp427,5 miliar kepada 1.619 debitur. Penyaluran tersebut mencakup pembiayaan sisi pasokan (supply) sebesar Rp242,5 miliar kepada 110 debitur, yang terdiri atas pengembang sebesar Rp73,6 miliar kepada 29 debitur, toko bahan bangunan sebesar Rp39,8 miliar kepada 23 debitur, serta kontraktor perumahan sebesar Rp129,1 miliar kepada 58 debitur, sementara itu, pembiayaan sisi permintaan (demand) mencapai Rp185 miliar kepada 1.509 debitur UMKM.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menegaskan bahwa sosialisasi dan penyaluran fasilitas ini merupakan wujud komitmen strategis Perseroan dalam mengakselerasi inklusi pembiayaan perumahan di Indonesia. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi kelembagaan dalam membangun ekosistem perumahan yang berkelanjutan.
“Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkenalkan Program KPP kepada masyarakat secara lebih luas. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang mengetahui kemudahan akses pembiayaan perumahan yang disediakan pemerintah melalui perbankan. Program ini tidak hanya ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh rumah dengan pembiayaan yang terjangkau, tetapi juga mendukung pengembangan ekosistem perumahan secara menyeluruh,” ujar Aris.
Secara nasional, portofolio pembiayaan perumahan BRI terus mencatatkan kinerja positif. Hingga 8 September 2026, BRI telah menyalurkan KPP sebesar Rp12 triliun kepada 83.210 debitur. Sementara itu, realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 25.030 unit rumah, sejalan dengan target komitmen penyaluran sebanyak 60.000 unit pada tahun ini.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan hari ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. BRI akan terus memperkuat perannya dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah melalui sinergi dengan pemerintah dan pengembang,” pungkas Aris.
Baca Juga: Boost Harimu, Nikmati Hemat 25% dengan BRI Kartu Kredit
BRI menyediakan berbagai penawaran menarik program KPR Sejahtera dan fasilitas KPP yang berlaku hingga 31 Desember 2026, mulai dari DP ringan 1% dan suku bunga tetap 5% hingga 20 tahun, serta berbagai penawaran lainnya. Informasi lengkap mengenai penawaran tersebut dapat diakses melalui bbri.id/kprs dan bbri.id/kpp. ***
Berita Terkait
-
Boost Harimu, Nikmati Hemat 25% dengan BRI Kartu Kredit
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional
-
Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo
-
Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung
-
Tak Gentar Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Jemput Pelaku UMKM di Pelosok Rantau Prapat
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang