- Bapenda Kota Malang meluncurkan berbagai aplikasi digital untuk memodernisasi sistem pajak daerah agar lebih transparan dan efisien.
- Inovasi seperti Persada, Siapgrak!, dan Ghosting Resto berhasil memantau transaksi real-time serta mendata wajib pajak secara lebih akurat.
- Transformasi sistem digital ini terbukti mendongkrak penerimaan pajak daerah Kota Malang sekaligus menekan risiko kebocoran anggaran secara signifikan.
SuaraMalang.id - Era birokrasi yang kaku, lambat, dan penuh tumpukan kertas kini tinggal sejarah di Kota Malang. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang baru saja membuktikan bahwa urusan pajak bisa bertransformasi menjadi layanan yang "seksi", cepat, dan sepenuhnya transparan.
Di bawah komando Handi Priyanto, Bapenda Kota Malang meluncurkan "pasukan digital" yang tidak hanya memudahkan warga, tetapi juga menutup rapat celah kecurangan.
Tak main-main, inovasi dari kota berhawa sejuk ini kini mulai dicontek dan direplikasi oleh berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Pekanbaru hingga Kendari.
Bayangkan sebuah sistem yang bisa memantau transaksi restoran secara real-time selama 24 jam nonstop. Itulah Persada (Aplikasi Online Restoran dan Subjek Pajak Daerah lainnya).
Melalui aplikasi berbasis web dan Android ini, keterbatasan sistem kasir manual bukan lagi penghalang. Semua tercatat secara akurat, meminimalisasi drama salah lapor pajak.
Ketajaman Persada didukung oleh VeSOP, asisten digital bagi petugas pajak untuk memverifikasi subjek dan objek pajak di lapangan. Dengan data lokasi dan riwayat pembayaran yang terintegrasi, petugas tak lagi meraba-raba di lapangan.
"Aplikasi ini adalah pelopor yang efektif mendukung pelayanan pajak daerah kita," ujar Handi Priyanto, Rabu (22/4/2026).
Bagi warga yang jenuh dengan prosedur manual yang terpisah-pisah, Bapenda menghadirkan Siapgrak!. Ini adalah aplikasi super-app perpajakan di mana pendataan, penetapan, hingga pembayaran menyatu dalam satu genggaman.
Mulai dari urusan E-BPHTB (jual beli tanah) yang kini bebas risiko berkas hilang, hingga fitur billing center untuk retribusi daerah, semuanya terkoneksi otomatis dengan perbankan. Tak ada lagi antrean panjang, yang ada hanyalah efisiensi dalam satu klik.
Baca Juga: Tangki Siluman di Kota Malang: Saat Subsidi Rakyat Berakhir di Jeriken Mafia BBM demi Cuan Haram
Salah satu inovasi yang paling mencuri perhatian adalah Ghosting Resto. Mengambil istilah populer di kalangan anak muda, inovasi ini dirancang khusus untuk melacak pelaku usaha kuliner online yang selama ini "menghilang" atau belum terdata sebagai wajib pajak.
Selain itu, ada pula Perforasi Digital. Jika dulu tiket pertunjukan atau masuk wisata rawan dipalsukan, kini sistem online memastikan setiap tiket yang terjual tercatat dengan jelas dan transparan.
Namun, Bapenda Malang tidak hanya bicara soal "menagih". Melalui program Gebyar Sadar Pajak, pemerintah kota memberikan apresiasi tinggi bagi warga yang taat.
Ini adalah cara manis untuk mengedukasi masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan kembali menjadi aspal jalan, fasilitas kesehatan, dan pembangunan kota.
Hasilnya nyata. Transformasi digital ini terbukti mendongkrak penerimaan pajak daerah Kota Malang secara signifikan. Dengan sistem yang terintegrasi dan pengawasan yang optimal, kebocoran anggaran berhasil ditekan, dan pendapatan daerah terus meroket. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tangki Siluman di Kota Malang: Saat Subsidi Rakyat Berakhir di Jeriken Mafia BBM demi Cuan Haram
-
PPPK Kota Malang Bisa Bernapas Lega! Pemkot Jamin Tak Ada PHK Massal
-
Demi Pangkas Belanja Pegawai, Pemkot Malang Pilih Puasa Rekrutmen ASN hingga 2027
-
Mimpi Kerja di Luar Negeri Berujung Neraka: PMI Malang Berhasil Pulang ke Tanah Air dari Arab Saudi
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Presiden Prabowo Berikan Arahan Soal Rekening Masyarakat, BRI Nyatakan Kesiapan
-
Punya Banyak Rencana Tapi Dana Kurang? Intip Kemudahan BRI Multiguna Pre-Approved
-
Aktivitas Syuting Kini Diharamkan di Bromo, Ini Alasannya
-
Polres Malang Sapu Bersih 1.770 Botol Miras dari 30 Kecamatan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan