- Konsumsi beras Ramadhan diprediksi naik 25 persen.
- Stok beras Kota Malang aman hingga 10 bulan.
- Pemkot intensifkan Gerakan Pangan Murah selama Ramadhan.
SuaraMalang.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengintensifkan Gerakan Pangan Murah di Kota Malang menjelang Ramadhan 1447 H. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi beras yang diperkirakan meningkat hingga 25 persen dibandingkan hari biasa selama Ramadhan 1447 H.
Kebijakan penguatan Gerakan Pangan Murah tersebut difokuskan agar masyarakat di Kota Malang dapat memperoleh harga beras terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pokok saat Ramadhan 1447 H. Intensifikasi program ini juga dilakukan sebagai bagian dari pengendalian pasokan dan distribusi beras di pasar.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Elfiatur Roikhak, menyebut peningkatan konsumsi selama Ramadhan 1447 H merupakan tren tahunan. Karena itu, Gerakan Pangan Murah diperkuat guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras di Kota Malang tetap aman.
"Kami sebenarnya sudah menyelenggarakan GPM dan saat Ramadhan diintensifkan supaya masyarakat bisa mudah menjangkau (membeli) beras. Kalau secara tren memang ada peningkatan, prediksinya 25 persen," kata Elfiatur, Rabu (18/2/2026).
Ia menjelaskan, kenaikan konsumsi beras dipengaruhi sejumlah faktor. Selain kebutuhan memasak untuk berbuka puasa dan sahur, masyarakat juga menjalankan tradisi megengan yang turut mendorong peningkatan permintaan beras.
Berdasarkan data Dispangtan Kota Malang, konsumsi beras masyarakat setiap tahun mencapai 60 ribu ton. Rata-rata kebutuhan per bulan sekitar 5.000 ton. Sementara itu, stok beras yang tersedia di pasar saat ini tercatat sekitar 75.667,83 ton.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Perum Bulog, stok beras masih ada 500 ton dan bisa untuk 10 bulan lebih," ucap dia.
Selain menggandeng Bulog, Pemkot Malang juga berkoordinasi dengan sejumlah daerah sentra produksi beras di Jawa Timur guna menjaga kelancaran rantai pasok ke Kota Malang selama Ramadhan.
Mengacu pada Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 299 Tahun 2025 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras, HET untuk wilayah Jawa, Lampung, dan Sumatera Selatan ditetapkan sebesar Rp13.500 per kilogram untuk beras medium dan Rp14.900 per kilogram untuk beras premium.
"Kami minta pelaku usaha membuat komitmen untuk menjual sesuai HET," ujar dia.
Melalui intensifikasi Gerakan Pangan Murah ini, Pemkot Malang berharap lonjakan konsumsi beras selama Ramadhan 1447 H hingga H+7 tetap terkendali dan harga beras di Kota Malang stabil sesuai ketentuan yang berlaku. (Antara)
Berita Terkait
-
Bulog Tegaskan Kualitas Beras Tetap Terjaga hingga Penjuru Timur Indonesia
-
Bulog Perkuat Stok Beras Papua, Dirut: "Kami Targetkan Ketersediaan Beras Naik Tiga Kali Lipat"
-
Harga Pangan Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80.050/Kg
-
BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang
-
Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
Heboh Isu Denda Cerai Rp300 Juta di Sidoasri Malang: Hoaks atau Benteng Rumah Tangga PMI?
-
Arena Judi Sabung Ayam di Malang Selatan Berakhir Jadi Abu
-
Angkot Malang Gratis bagi Pelajar Mulai Juli 2026: Hemat di Ongkos, Nyaman Sampai Sekolah
-
Mantri BRI Arungi Laut Demi Layani Masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan
-
Cegah Fraud, BRI Aktif Lakukan Deteksi dan Investigasi pada Dugaan Tindak Pidana