- Klaim AS keluar dari NATO berasal dari unggahan Facebook viral.
- Tidak ada dokumen resmi menyebut Amerika Serikat tinggalkan NATO.
- Pemerintah Indonesia Rusia dan Gedung Putih tak memberi pernyataan.
SuaraMalang.id - Kabar mengenai Amerika Serikat (AS) keluar dari NATO kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Sebuah unggahan di Facebook mengeklaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengambil langkah drastis dengan menarik negaranya dari pakta pertahanan tersebut.
Narasi tentang AS keluar dari NATO itu bahkan menyebut Trump memilih Indonesia dan Rusia untuk membangun kerja sama baru.
Informasi ini cepat menyebar dan memantik perhatian warganet karena menyeret nama Presiden RI Prabowo Subianto serta Presiden Rusia Vladimir Putin.
Dalam unggahan yang beredar, klaim AS keluar dari NATO disertai foto kebersamaan Prabowo, Putin, dan Trump. Tertulis kalimat, “AMERIKA RESMI KELUAR DARI NATO MALAM INI, TRUMP PILIH INDONESIA DAN RUSIA BENTUK ALIANSI BARU”.
Lalu, benarkah kabar tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Antara, dari berbagai sumber resmi tidak menemukan informasi yang menyatakan Amerika Serikat meninggalkan NATO. Tidak ada dokumen pemerintah maupun pengumuman yang membenarkan narasi viral tersebut.
Dalam Presidential Memorandum tertanggal 7 Januari 2026 berjudul “Withdrawing the United States from International Organizations, Conventions, and Treaties that Are Contrary to the Interests of the United States,” Presiden memang memerintahkan sejumlah lembaga eksekutif untuk menarik diri dari beberapa organisasi internasional yang dianggap tidak sejalan dengan kepentingan nasional.
Meski begitu, daftar organisasi yang dimaksud mencakup berbagai entitas non-PBB maupun badan dalam sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa. NATO tidak tercantum dalam daftar tersebut.
Selain itu, tidak terdapat pernyataan resmi dari Gedung Putih, pemerintah Indonesia, maupun media kredibel yang melaporkan pembentukan aliansi baru antara Amerika Serikat, Indonesia, dan Rusia.
Ketiadaan konfirmasi dari pihak-pihak berwenang memperlihatkan bahwa informasi yang beredar tidak memiliki dasar. Narasi yang menyebut adanya langkah diplomatik besar tentu semestinya diikuti pengumuman resmi atau liputan luas dari media arus utama.
Kesimpulan
Klaim mengenai AS keluar dari NATO dan pembentukan aliansi baru bersama Indonesia serta Rusia tidak benar atau hoaks.
Berita Terkait
-
Prabowo Bahas Pengentasan Narkoba, BNN sampai Peneliti Merapat ke Istana
-
Usai Prabowo Takziah ke Rumah Megawati, Puan dan Dasco Singgung Rencana Makan Nasi Goreng Bareng
-
Prabowo Bertemu Megawati di Teuku Umar, Puan: Jauh di Mata, Dekat di Hati
-
Isu Pencatutan Nama Presiden dan Dugaan Politik Uang Rp400 Miliar Bayangi Muktamar NU
-
DPR Minta Pendidikan Gratis Prabowo Juga Berlaku untuk Sekolah Swasta
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot
-
Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak
-
Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi
-
BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa, Hadiahkan Sepeda untuk Temani Langkah Menuju Cita-Cita
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal