SuaraMalang.id - Aksi vandalisme terjadi di Taman Galunggung Kota Malang. Seorang pria terekam kamera CCTV merusak letter lamp yang kawasan tersebut.
Akibatnya, tulisan lampu Taman Galunggung pecah dan hanya tersisa huruf 'a', 'l', 'n', dan 'g'.
Perusakan tersebut viral di media sosial, salah satunya dibagikan akun Instagram @malangraya_info. Dalam rekaman yang beredar terlihat jelas pelaku perusakan. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Senin (30/12/24).
Publik mengecam aksi vandalisme yang dilakukan pelaku. Banyak yang memberikan komentar mengecam. "Miskin + nganggur = rusuh.gak ada yng bisa dibanggain banget," tulis @satri*************.
"Publik enemy satu kota ini Foto," komentar @agoen*******.
"Karna pinjol dia pusing mungkin dan melampiaskan nya bgtu," komentar @dars******.
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur melaporkan orang tak dikenal (OTK) yang melakukan aksi perusakan fasilitas umum berupa letter lamp yang bertuliskan Taman Galanggung, di Jalan Galunggung, Kota Malang.
"Sudah kami laporkan (pelaku perusakan) ke kepolisian per hari ini," kata Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Laode Al Fitra di Kota Malang, Selasa.
Perusakan letter lamp oleh satu orang tak dikenal itu terjadi, pada Senin (30/12) malam. Aksi tersebut pun terekam oleh CCTV yang terpasang di Jalan Galunggung.
Baca Juga: Terungkap Penyebab Kematian 2 Jasad di Bawah Jembatan Duwet Malang, Begini Kronologinya
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku perusakan yang mengendarai sepeda motor berwarna hitam mulanya datang dari arah seberang Jalan Galunggung, lalu memarkirkan kendaraan tepat di depan lampu abjad tersebut.
Seemntara itu, Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Laode Al Fitra telah mengambil tindakan hukum atas aksi vandalisme yang dilakukan pria dalam video viral.
"Sudah kami laporkan (pelaku perusakan) ke kepolisian per hari ini," katanya dikutip dari Antara, Selasa (31/12/2024).
Pelaku terlihat dalam rekaman CCTV menendang letter lamp Taman Galuggung dengan menendang abjad-abjad. Setelah itu, OTK tersebut pun langsung pergi dengan mengendarai sepeda motornya.
Laode meyayangkan aksi perusakan yang dilakukan pria belum diketahui identitasnya itu. Akibat kejadian ini pemkot setempat harus mengalami kerugian material mencapai puluhan juta.
"Seharusnya dia itu ikut menjaga, bukan malah merusak dengan brutal. Kerugiannya itu Rp25 juta," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal
-
Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok
-
Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial
-
Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule
-
Ekstra 27.000 GarudaMiles, Keuntungan Perjalanan untuk Nasabah BRI Prioritas