SuaraMalang.id - Setelah mencatatkan hattrick kemenangan perdana di musim ini pada pekan ke-10 hingga ke-12 Liga 1 2024/2025, performa Arema FC justru mengalami penurunan tajam.
Kekalahan beruntun di Derby Jatim menghadapi Persebaya Surabaya dan Persik Kediri, serta hasil imbang melawan Persis Solo, membuat Singo Edan gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.
Rentetan hasil minor ini diawali saat Arema FC dikalahkan Persebaya Surabaya dengan skor tipis 3-2.
Selanjutnya, ketika bermain di kandang sendiri melawan Persis Solo, Dedik Setiawan dan kawan-kawan hanya mampu bermain imbang 1-1.
Puncaknya, pada pertandingan terakhir di Stadion Brawijaya Kediri, Arema FC harus takluk 1-0 dari Persik Kediri.
Akibat hasil tersebut, posisi Arema FC di papan klasemen ikut merosot. Dari sebelumnya berada di peringkat enam, kini Singo Edan harus puas menempati posisi sembilan dengan koleksi 22 poin hingga pekan ke-15.
Joel Cornelli Tetap Optimis
Meski demikian, pelatih Arema FC, Joel Cornelli, masih optimis timnya dapat segera bangkit. Dengan dua pertandingan tersisa di putaran pertama Liga 1 2024, Joel percaya anak asuhnya bisa memperbaiki performa dan kembali ke jalur kemenangan.
"Tentu saja kami sedih dengan hasil ini, tetapi saya yakin tim kami bisa segera bangkit. Permainan melawan Persik kemarin sudah menunjukkan kekuatan tim, meski hasilnya belum berpihak kepada kami," ujar Joel Cornelli, Selasa (17/12/2024).
Baca Juga: Ultimatum untuk Cornelli: Manajemen Arema FC Siap Depak Pelatih?
Joel menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh, terutama soal konsentrasi pemain di menit-menit akhir pertandingan.
Fokus hingga peluit panjang dinilai menjadi kunci utama agar Arema FC tidak kembali kehilangan poin.
"Masalah ini terjadi karena kurangnya konsentrasi di akhir permainan. Ke depan, kami akan lebih berhati-hati dan fokus dalam memperbaiki kesalahan. Kami akan banyak berdiskusi agar performa tim lebih baik," tambahnya.
Dua Laga Penentu Arema FC
Arema FC masih memiliki dua kesempatan untuk memperbaiki performa di sisa laga putaran pertama. Singo Edan dijadwalkan akan menghadapi PSBS Biak pada 21 Desember 2024, sebelum melakoni laga terakhir melawan Semen Padang. Dua pertandingan ini menjadi penentu posisi Arema FC di akhir paruh musim.
Manajemen Arema FC pun berharap pemain dapat memaksimalkan laga ini untuk meraih poin penuh dan kembali mendekati posisi lima besar klasemen.
Berita Terkait
-
Ultimatum untuk Cornelli: Manajemen Arema FC Siap Depak Pelatih?
-
Tuntut Rekan Dibebaskan, Suporter Bentrok dengan Polisi di Perbatasan Malang-Kediri
-
Singo Edan Terluka Lagi: Evaluasi Fokus Jadi PR Besar Usai Kalah dari Persik Kediri
-
Singo Edan Tertunduk Lesu: 3 Kekalahan Tandang Beruntun, Arema FC Makin Merana
-
Kecewa! Arema FC Akui Keunggulan Persik Kediri di Derby Panas
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang