SuaraMalang.id - Viral di media sosial curhatan seorang perempuan yang ibunya dikunci dalam toilet SPBU di Malang.
Kejadian tersebut terekam CCTV dan diunggah salah satunya oleh akun Instagram @info_malang. Dalam video tersebut terlihat seorang ibu-ibu tidak bisa keluar dari kamar mandi diduga dikunci oleh seorang driver ojek online (ojol).
Pada keterangan unggahan tersebut dituliskan kejadiannya pada di SPBU jalan Bandung kota Malang pada 29 November 2024 malam.
Saat itu, ibu yang diketahui berusia 55 tahun tersebut hendak buang air besar di toilet tersebut. "Di SPBU tersebut ada dua toilet yang posisinya bersebelahan kanan dan kiri," tulis keterangan di unggahan tersebut dikutip Sabtu (14/12/2024).
Ibu tersebut kemudian masuk di toilet sebelah kiri, karena yang sisi kanan sudah ada orang.
Tidak lama kemudian ada driver ojol mengantre di depan toilet. Pengemudi ojek tersebut sempat mondar-mondir, lalu mendekati pintu toilet yang ada sang ibu di dalamnya.
Driver ojol tersebut memerhatikan kondisi sekitar sebelum akhirnya mengunci pintu toilet yang ada sang ibu dari luar. Dia lalu beranjak pergi. Namun, belum beberapa langkah toilet satunya terbuka. Orang di dalamnya keluar.
Pengemudi ojol itu masuk ke dalam toilet. Sedangkan ibu di dalam toilet yang dikunci dari luar panik dengan terus menggedor-gedor pintu. Hingga akhirnya petugas SPBU membantu membukakan pintu toilet. Sedangkan driver ojol yang sudah selesai buang air keluar dan tanpa bersalah meninggalkan kegaduhan tersebut.
Unggahan tersebut mendapat banyak komentar dari warganet. Tidak sedikit yang mengecam aksi pengemudi ojol tersebut.
Baca Juga: Ngeri! Detik-detik Mobil Masuk Jurang di Karangkates Malang
"Saya tau perasaan ibu nya karna saya pernah terkunci di kamar sendiri, padahal kamar sendiri tapi nyesek nya minta ampun apalagi itu toilet umum," komentar @sutri************.
"Agak Laen Iki drivernya," tulis akun @ri*****.
"Smoga namany bkn agus," komentar @soedj******.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Teror Pocong Begal Hantui Malang Raya: Polisi Beri Peringatan Keras
-
Tanpa Gedung Tapi Moncer: KDMP Senggreng Raup Omzet Puluhan Juta Modal di Teras Desa
-
Arema FC vs PSIM: Misi Singo Edan Segel Kemenangan Ketiga Beruntun
-
Jasad Bayi Ditemukan di Kantong Plastik di Tepi Jalan Malang, Polisi Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV
-
Alarm Bahaya dari Malang: Saat Anak-anak Mulai Mahir Menggasak Motor dan Membobol Rumah