SuaraMalang.id - Shulton Fajar, gelandang asal Malang, akhirnya menjalani debutnya bersama Arema FC saat timnya menang telak 3-0 melawan Persita Tangerang di pekan ke-12 Liga 1 2024/2025, Selasa (3/12/2024).
Meski berhasil memberikan kontribusi dalam kemenangan tersebut, Shulton mengaku belum sepenuhnya puas dengan performanya.
Setelah 11 laga menunggu kesempatan, Shulton yang mengenakan jersey bernomor 67 akhirnya diturunkan sebagai starter di hadapan publik Stadion Soepriadi, Kota Blitar. Pemain berusia 30 tahun ini bermain selama 85 menit sebelum digantikan oleh Jayus Hariono.
"Alhamdulillah, kesempatan untuk bermain datang juga. Tapi saya belum puas, karena masih banyak yang harus saya perbaiki dan tingkatkan untuk lebih baik lagi," ujar Shulton.
Kontribusi Penting di Laga Perdana
Dalam debutnya, Shulton langsung menunjukkan kapasitasnya sebagai gelandang tengah. Ia terlibat dalam proses terciptanya dua dari tiga gol Arema ke gawang Persita. Selain membantu lini tengah dalam bertahan, Shulton juga berperan dalam mengalirkan bola ke lini depan.
"Saya berusaha untuk selalu terlibat dalam proses bertahan ataupun menyerang, karena itu salah satu tugas sebagai seorang pemain tengah," tambah mantan pemain Persis Solo ini.
Pujian untuk Shulton dari Tim
Pelatih Arema, Joel Cornelli, mengapresiasi kontribusi Shulton dalam laga debutnya. Menurutnya, Shulton berhasil menjawab kepercayaan yang diberikan dengan baik, meskipun pelatih asal Brasil itu menyebut masih ada ruang untuk pengembangan lebih lanjut.
Baca Juga: Top Assist Liga 1! Wiliam Marcilio Rendah Hati Meski Bersinar di Arema FC
"Shulton memberikan energi baru di lini tengah. Penampilannya membantu tim menjaga ritme permainan, terutama dalam transisi dari bertahan ke menyerang," ujar Joel.
Harapan Shulton ke Depan
Meski senang akhirnya diberi kesempatan bermain, Shulton menegaskan tekadnya untuk terus meningkatkan performa di laga-laga mendatang. Baginya, debut ini adalah awal dari perjalanan untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi tim.
"Saya mencoba memberikan yang terbaik saat kesempatan itu datang. Semoga di pertandingan berikutnya saya bisa bermain lebih baik lagi dan membantu tim meraih kemenangan," pungkasnya.
Dengan kemenangan atas Persita, Arema FC semakin kokoh di papan tengah klasemen Liga 1 dan menjaga tren positif mereka. Kini, semua mata tertuju pada potensi Shulton untuk terus menjadi bagian penting dari skuad Singo Edan di laga-laga mendatang.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Top Assist Liga 1! Wiliam Marcilio Rendah Hati Meski Bersinar di Arema FC
-
Bungkam Keluhan Persita Soal Rumput, Arema FC Pesta Gol 3-0 di Stadion Soepriadi
-
Runtuh! Rekor Gemilang Igor Rodrigues Ternoda 3 Gol Konyol Arema
-
Wiliam Marcilio On Fire! 3 Kali MOTM Beruntun, Arema Bidik Puncak Klasemen
-
Arema FC Gilas Persita 3-0, Siap Tempur Lawan Persebaya di Derby Jatim
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Jadwal Imsak Kota Malang Kamis 26 Februari 2026, Kapan Batas Akhir Sahur?
-
CEK FAKTA: Kemenag Maksimalkan Zakat untuk Program MBG, Benarkah?
-
Jadwal Buka Puasa Kota Malang Hari Ini, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Imsakiyah Malang Rabu 25 Februari, Lengkap dengan Penjelasan Makan Setelah Imsak
-
CEK FAKTA: Anggaran MBG Ditransfer ke Rekening Orang Tua Rp 300 Ribu Per Bulan, Benarkah?