SuaraMalang.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Blitar membuat sejumlah titik losor, salah satunya di Kecamatan Selorejo.
Jalur utama Malang-Blitar yang ada di Kecamatan Selorejo dilaporkan ambles dan rawan longsor.
Supri (54), warga Desa Selorejo mengatakan, sebenarnya jalan sudah ambles sejak dua hari lalu. Namun pada Senin (2/12/2024) kondisinya semakin parah. Jalan patah dan mengalami keretakan yang lebarnya sekitar 20 sentimeter.
Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sebelumnya memperparah kondisi jalan.
“Retaknya semakin lebar, lalu badan jalannya patah dan ambles,” ujar Supri dilansir dari Metaranews.co--partner Suara.com.
Kondisi badan jalan yang ambles tersebut membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Jalan ambles di Kecamatan Selorejo menjadi jalur utama dari Kabupaten Blitar menuju ke Malang. Rute tersebut juga dilewati kendaraan berat.
Warga sebelumnya sudah menutup retakan menggunakan material bekas aspal secara swadaya.
“Kalau tidak segera ditutup khawatir retaknya lebih parah, dan membahayakan kendaraan yang melintas di lokasi,” kata Supri.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Kepung Blitar, Perjalanan Kereta Api ke Malang Sempat Terhambat
Pihaknya mengaku sudah melaporkan retakan di jalur tersebut kepada polisi.
Warga sempat melakukan upaya rekaya lalu lintas dengan cara buka tutup. Kendaraan dari dua arah yang melintas di lokasi harus bergantian.
“Kami sudah melaporkan kejadian ke Polsek. Kemarin petugas datang memberi garis polisi di lokasi,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Peran Strategis UMKM Disorot Dirut BRI dalam Forum Keuangan Global WEF Davos
-
CEK FAKTA: China Resmi Tutup Pintu Wisatawan Israel, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Purbaya Hapus Dana Desa dan Diganti Subsidi Listrik hingga Sembako, Benarkah?
-
Lewat Klasterku Hidupku, BRI Bangun Ekosistem UMKM Berdaya Saing dan Inklusif
-
CEK FAKTA: Menkeu Purbaya Audit Kekayaan Luhut, Benarkah?