SuaraMalang.id - Pelatih Arema FC, Joel Cornelli, menyambut positif jeda kompetisi sebelum timnya menghadapi Persita Tangerang dalam laga Pekan 12 Liga 1 2024-2025.
Pertandingan yang akan digelar pada Selasa, 3 Desember 2024, pukul 15.30 WIB di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, memberikan waktu persiapan yang cukup panjang bagi skuad Singo Edan.
Jeda sekitar 12 hari dari pertandingan sebelumnya memberikan kesempatan lebih bagi pelatih asal Brasil itu untuk memaksimalkan persiapan.
Kondisi ini cukup langka mengingat biasanya jeda kompetisi dianggap Joel sebagai pengganggu momentum tim.
Kemenangan telak 4-2 atas Madura United di laga sebelumnya membuat Arema sedang dalam performa terbaiknya. Meski demikian, Joel merasa jeda kali ini justru menjadi keuntungan bagi timnya.
“Kali ini saya merasa beruntung dengan adanya jeda beberapa hari ini. Sebab kami harus melakukan persiapan yang lebih baik lagi,” ujar Joel.
Dengan waktu lebih panjang, Joel dan tim pelatih bisa lebih fokus memperbaiki detail strategi dan taktik menghadapi Persita.
Namun, tantangan besar menanti Arema dalam laga melawan Persita. Setidaknya delapan pemain dipastikan absen karena berbagai alasan, termasuk akumulasi kartu, cedera, panggilan Timnas, dan agenda di luar lapangan.
- Pemain Absen karena Timnas: Arkhan Fikri dan Achmad Maulana, yang sedang menjalani pemusatan latihan untuk Piala AFF 2024.
- Akumulasi Kartu Kuning: Pablo Oliveira.
- Cedera: Tiga pemain masih dalam proses pemulihan, yaitu Daffa Fahish, Syaeful Anwar, dan Salim Tuharea.
- Kursus Kepelatihan: Dua pemain senior, Dendi Santoso dan Johan Farizi, meninggalkan tim untuk melanjutkan program kursus kepelatihan modul 2.
Absennya delapan pemain ini memaksa Joel untuk merombak susunan pemain dan formasi yang biasa digunakan.“Makanya, waktu jeda yang cukup lama benar-benar kami manfaatkan untuk mempersiapkan tim dengan baik sebelum melawan Persita,” kata Joel.
Baca Juga: Dua Bintang Arema FC Dipanggil Timnas, Joel Cornelli Pusing Tujuh Keliling
Menghadapi Persita Tangerang tanpa sejumlah pemain andalan tentu menjadi tantangan berat bagi Arema. Namun, dengan strategi matang dan motivasi tinggi, Singo Edan tetap optimistis bisa meraih hasil maksimal di kandang.
Pertandingan ini juga menjadi momentum bagi pemain-pemain pelapis untuk membuktikan kemampuan mereka di lapangan. Apakah Arema mampu mengatasi keterbatasan skuad dan mempertahankan tren positif? Semua mata akan tertuju pada laga penting ini.
Aremania pun diharapkan terus memberikan dukungan penuh untuk tim kebanggaan mereka, baik di stadion maupun dari layar kaca.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Dua Bintang Arema FC Dipanggil Timnas, Joel Cornelli Pusing Tujuh Keliling
-
Arema Bangga! 2 Pemainnya Siap Bela Timnas di Myanmar
-
Misi Kebangkitan Arema FC: Jadwal Laga Singo Edan di Pekan 12 BRI Liga 1
-
Arema FC Diterpa Kabar Buruk Jelang Laga Melawan Persita Tangerang
-
Menepi, Arema FC Berlatih di Pinggiran Malang
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah