SuaraMalang.id - Menjelang masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang, KPU Kota Malang telah menetapkan aturan terkait kampanye akbar atau rapat umum bagi masing-masing pasangan calon (paslon).
Kampanye akbar ini menjadi kesempatan terakhir bagi para kandidat untuk meyakinkan pendukungnya sebelum masa pencoblosan.
Salah satu lokasi yang kemungkinan besar akan menjadi tempat berlangsungnya kampanye akbar adalah Stadion Gajayana.
Namun, KPU masih harus memastikan ketersediaan jadwal stadion untuk digunakan oleh paslon. Menurut Ketua KPU Kota Malang, Muhammad Toyib, kampanye akbar akan dibatasi dari pukul 09.00 WIB hingga 18.00 WIB, sesuai dengan aturan Pasal 41 PKPU Nomor 13 Tahun 2024.
"Stadion Gajayana kemungkinan besar menjadi tempat rapat umum, tetapi kami masih melihat jadwal penggunaannya terlebih dahulu," jelas Toyib, Jumat (11/10/2024).
Setiap paslon hanya mendapat satu kali kesempatan untuk melaksanakan kampanye akbar. KPU akan menentukan jadwalnya setelah paslon mengajukan tanggal yang diinginkan, untuk menghindari bentroknya jadwal kampanye.
Terkait teknis pelaksanaannya, KPU Kota Malang akan segera melakukan sosialisasi kepada seluruh paslon mengenai aturan dan waktu yang telah ditentukan.
Sementara itu, Tim Pemenangan paslon nomor urut dua, Heri Cahyono - Ganis Rumpoko, yang diwakili oleh I Made Riandiana Kartika, menyatakan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari KPU terkait pelaksanaan kampanye akbar ini. Tim pemenangan memastikan kampanye akan dihadiri oleh para relawan seperti Bolo Ganis dan Sam HC, serta para kader PDIP yang menjadi pendukung pasangan tersebut.
Kampanye akbar diharapkan menjadi momen penting bagi para paslon untuk memperkuat dukungan sebelum Pilkada Kota Malang pada 27 November 2024 mendatang.
Baca Juga: Pilkada Kota Malang: Abah Anton Minta Doa Restu di Hadapan Ribuan Jemaah
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Pilkada Kota Malang: Abah Anton Minta Doa Restu di Hadapan Ribuan Jemaah
-
Sukseskan Pilkada 2024, Pemkot Malang Gaungkan Sinergi dan Partisipasi Aktif
-
Kuliah Gratis dan Gampang Kerjoan, Janji Manis Paslon Heri-Ganis di Pilkada Malang
-
Nostalgia Masa Kecil, Wahyu Hidayat Ingin Hidupkan Kembali Kejayaan Pasar Kasin
-
PKS Kabupaten Malang Galang Suara Milenial dan Gen Z untuk Abah Gunawan - Dokter Umar
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih
-
Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen
-
Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi
-
BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis