SuaraMalang.id - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran Pasar Comboran Baru Barat, Malang, yang terjadi pada lantai 3 bangunan tersebut.
Kegiatan ini berlangsung hingga sore hari Selasa, 17 September 2024, sebagai bagian dari upaya investigasi untuk menentukan penyebab kebakaran.
Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota, AKP M Roichan, menjelaskan bahwa olah TKP oleh tim Labfor bertujuan untuk mengidentifikasi titik awal dan penyebab kebakaran.
"Tim sedang fokus pada dua lokasi spesifik di sisi timur sebelah kanan lantai tiga, dimana kebakaran terpusat," ungkap AKP Roichan, Kamis (18/9/2024).
Hingga saat ini, hasil dari olah TKP masih belum selesai, dan pihak kepolisian masih menunggu informasi lebih lanjut dari Labfor Polda Jatim untuk mengetahui apakah kebakaran tersebut terjadi secara sengaja atau tidak.
"Kami terus menunggu hasil dari olah TKP yang masih berlangsung dan belum dapat menyimpulkan apapun pada tahap ini," tambahnya.
Sementara itu, Satreskrim Polresta Malang Kota telah mengambil keterangan dari beberapa saksi, termasuk penjaga pasar dan ketua paguyuban pedagang.
Pemeriksaan saksi bertujuan untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai keadaan sebelum dan saat kebakaran terjadi.
Investigasi ini diharapkan dapat segera menemukan penyebab kebakaran yang telah merugikan banyak pedagang dan mengganggu aktivitas pasar.
Baca Juga: Pj Wali Kota Malang Alokasikan BTT untuk Bantu Pedagang Pasar Comboran Pasca-Kebakaran
Dengan mengetahui penyebabnya, pihak berwenang berharap dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang dan memberikan kejelasan kepada para pedagang yang terdampak.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Pj Wali Kota Malang Alokasikan BTT untuk Bantu Pedagang Pasar Comboran Pasca-Kebakaran
-
Tim Labfor Polda Jatim Fokus Selidiki Lantai Tiga Pasar Comboran Baru Barat
-
Penyelidikan Kebakaran Pasar Comboran: Polisi Panggil Tiga Saksi
-
Tim Labfor Polda Jatim Selidiki Penyebab Kebakaran di Pasar Comboran Malang
-
73 Pedagang Pasar Comboran Malang Akan Direlokasi Pasca-Kebakaran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang