SuaraMalang.id - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, intensif melakukan berbagai persiapan guna meningkatkan partisipasi pemilih, khususnya di kalangan pemilih pemula.
Iwan Kurniawan telah menetapkan target khusus untuk meningkatkan efektivitas partisipasi masyarakat yang berusia 17 tahun ke atas.
Hal ini melibatkan koordinasi langsung dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) untuk memastikan pemilih pemula memiliki KTP dan terdaftar secara sah sebagai pemilih.
“Kami perlu memastikan bahwa setiap warga yang memenuhi syarat memiliki KTP, sehingga mereka bisa menggunakan hak pilih mereka tanpa hambatan,” ujar Iwan Kurniawan.
Baca Juga: Detik-Detik Menegangkan! Wanita 19 Tahun Terperosok dari Jembatan Suhat, Selamat Tanpa Luka Serius
Dalam rangka mencapai target partisipasi yang lebih tinggi dibandingkan pemilihan presiden sebelumnya, Iwan juga meminta agar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang berkoordinasi erat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Kita telah menetapkan target partisipasi pemilih, dan saya menginginkan angka yang lebih tinggi, mungkin 90 atau bahkan 100 persen,” imbuhnya.
Sosialisasi menjadi salah satu kunci utama yang ditekankan oleh Iwan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam Pilkada.
Oleh karena itu, ia menginstruksikan kepada camat dan lurah untuk mengintensifkan komunikasi dan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
“Sosialisasi yang baik adalah kunci. Kami berencana untuk memperkuat advokasi pada tingkat kecamatan dan kelurahan, bahkan mungkin melibatkan semua lurah yang berjumlah 57 orang di kota ini,” jelas Iwan.
Baca Juga: Pilkada Kota Malang: Mahasiswa Dianggap Tidak Berpengaruh Signifikan Terhadap Perilaku Pemilih
Selain itu, Iwan juga menekankan pentingnya Pilkada yang tidak hanya kondusif dan damai, tapi juga sukses dalam hal tingkat partisipasi pemilih.
Berita Terkait
-
Ketua DPRD Kota Malang Prihatin Banyak Korban Luka saat Demo Tolak RUU TNI: Nyawa Tak Bisa Diganti!
-
Aksi Tolak RUU TNI Meluas, Gedung DPRD Kota Malang Terbakar
-
Ribuan Buruh Sritex Kehilangan Pekerjaan, Kekayaan Pemilik Justru Melambung?
-
Jabatan Moncer Mira Christina Setiady, Istri Bos Sritex yang Curi Perhatian
-
Sosok HM Lukminto Pendiri Sritex, Pabrik Tekstilnya Tumbang setelah 11 Tahun Kepergiannya
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
Terkini
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama