SuaraMalang.id - PT KAI Daop 9 Jember bersama Satlantas Polres Jember dan komunitas Pencinta Kereta Api melakukan sosialisasi keselamatan lalu lintas di perlintasan sebidang sebagai respons atas meningkatnya kecelakaan di wilayah tersebut.
Pada tahun 2024, tercatat 20 orang menjadi korban dalam kecelakaan yang melibatkan kereta api di perlintasan sebidang wilayah Daop 9 Jember.
Sosialisasi berlangsung di JPL nomor 163 Stasiun Arjasa, Desa Patemon, Jember, pada Jumat (16/8/2024), bertepatan dengan melintasnya KA Sritanjung dan KA Probowangi.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi keselamatan serentak di seluruh wilayah kerja PT KAI di Pulau Sumatera dan Jawa.
"Kami berkolaborasi dengan Satlantas Polres Jember, Dishub, dan Komunitas Pecinta Kereta Api untuk menggugah kesadaran masyarakat terkait pentingnya keselamatan saat melewati perlintasan sebidang," ujar Cahyo.
Di wilayah Daop 9 Jember, terdapat 303 perlintasan sebidang yang dijaga, sementara 106 lainnya tidak dijaga atau liar. Hingga Agustus 2024, sudah ada 11 kecelakaan di perlintasan sebidang, dengan 20 korban.
Penyebab utama kecelakaan adalah ketidakdisiplinan pengendara yang tidak mematuhi rambu-rambu dan mengabaikan prioritas kereta api.
Kasat Lantas Polres Jember, AKP Achmad Fahmi, menyatakan bahwa kecelakaan di perlintasan sebidang menjadi perhatian serius. Ia berharap masyarakat lebih tertib dan mematuhi rambu lalu lintas untuk mencegah kecelakaan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Baca Juga: Kasus Pencabulan Terbongkar, Gadis 15 Tahun di Jember Diketahui Hamil 8 Bulan
Berita Terkait
-
Kasus Pencabulan Terbongkar, Gadis 15 Tahun di Jember Diketahui Hamil 8 Bulan
-
Anak, Menantu, dan Cucu di Jember Gugat Ibu Kandung Akibat Warisan
-
Gempa Bali Terasa Kuat di Jember dan Sekitarnya, BPBD Sampaikan Kondisi Terkini
-
Kekurangan Dokter di Jember: Upaya Mencapai Rasio Ideal Menurut Standar WHO
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Malang, Getaran Dirasakan Hingga Jember
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!